Direct Release: Kehadiran Vinera, Teknologi Virtual Reality (VR) Bagi Pasien Stroke Disambut Baik Pemerintah hingga Akademisi

Author
Mahfud
Reading time:
October 13, 2023

Aruvana, startup teknologi imersif asal Yogyakarta bersama PT Medika Brain Sejahtera resmi meluncurkan Vinera, teknologi Virtual Reality (VR) untuk membantu pemulihan pasien stroke pada Sabtu (7/10) lalu di Jakarta. Peluncuran berkonsep metaverse yang berhasil menghubungkan Jakarta-Yogyakarta ini dibuka oleh CEO PT Aruvana Virtual Semesta Indra Haryadi dengan menghadirkan stakeholders di bidang kesehatan untuk memberikan sambutan, di antaranya  Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (PERDOSNI) Dr. dr. Dodik Tugasworo P, Sp.S(K), Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes RI Setiaji, S.T., M.Si., Ketua Kolegium Neurologi Indonesia (KNI) Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.S. (K), dan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf RI Muhammad Neil El Himam. Tidak ketinggalan, acara ini juga dihadiri oleh CEO PT Medika Brain Sejahtera Jessica Christie, dan Medical Advisor dr. Hendry Gunawan, Sp.N. yang menjadi mitra kolaborasi strategis Aruvana untuk produk Vinera.

Vinera launch 4 Founder

Dalam sambutannya, Chief DTO Kemenkes RI Setiaji mengatakan, “Selamat kepada Vinera yang telah meluncurkan produk yang sangat inovatif di era digitalisasi yang saat ini sedang berkembang sangat pesat khususnya di bidang kesehatan. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong inisiasi lain untuk mengikuti langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Vinera sehingga dapat memberikan solusi yang sangat baik sekali khususnya di bidang kesehatan stroke.”

Sambutan positif turut disampaikan Ketua PERDOSNI Dodik Tugasworo. “Stroke menjadi penyebab kematian dan kecacatan nomor 1 di Indonesia sejak tahun 2013 dan menjadi penyakit terbanyak dengan jumlah penderita mencapai angka kurang lebih 2,9 juta pasien di Indonesia, dengan tingkat prevalensi yang mencapai angka 10,9%. Angka ini tentu sangat memprihatinkan bagi kita semua. Oleh karena itu, kami berharap Vinera dapat digunakan secara masif oleh kolega dokter saraf di Indonesia, sehingga data neurorestorasi objektif dapat terkumpul dan terintegrasi dengan sistem rekam medis rumah sakit, yang nantinya dapat diolah menjadi insight dan riset berkelanjutan untuk meningkatkan layanan neurologi di Indonesia, tentunya dengan kolaborasi erat bersama pihak akademisi. Kami optimis Vinera dapat menjadi sumbangsih dan kebanggaan kita kepada dunia dalam upaya menyembuhkan penyakit stroke secara global,” ujarnya.

Peresmian ini juga diisi dengan talkshow dan dengan para pembicaranya adalah dr. Winnugroho Wiratman, Sp.N(K), Ph.D dari PERDOSNI, Prof. dr. Teguh AS Ranakusuma, Sp.N(K) dari Yayasan Stroke Indonesia (YASTROKI), dan Patota Tambunan dari DTO Kemenkes RI. Ketiganya merasa bangga dan optimis Vinera dapat diandalkan di dunia kesehatan Indonesia karena merupakan inisiasi berbasis intelektual properti dari Indonesia sendiri.

Vinera Launch 5

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua stakeholders dan kolaborasi pentahelix di acara peluncuran Vinera ini. Dengan memanfaatkan teknologi VR, Vinera membawa inovasi dan gamifikasi ke dalam dunia terapi pasca stroke, dengan tujuan agar pasien bisa pulih lebih cepat dan lebih baik. Produk ini hadir untuk merevolusi rehabilitasi pasca stroke, memberikan solusi holistik bagi pasien stroke untuk melewati pemulihan mereka,” ujar CEO PT Aruvana Virtual Semesta Indra Haryadi.

Dilengkapi dengan sistem gamifikasi, Vinera memungkinkan pasien untuk secara mandiri melakukan latihan terapi dengan lebih menyenangkan tanpa memerlukan bantuan profesional. Modul pelatihan dirancang secara komprehensif yang terdiri dari tugas dan permainan untuk meningkatkan fungsi motorik pasien dan akan dipantau secara rutin oleh para terapis dari jarak jauh. Dengan memanfaatkan teknologi VR, terapi pasien dapat dilakukan dengan intensitas yang lebih tinggi dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional.

“Vinera membuka peluang bagi penderita penyakit neurologi untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dengan terapi mandiri revolusioner. Inovasi ini juga menjadi potensi berharga bagi dokter spesialis neurologi untuk membantu memulihkan defisit neurologis pada pasien. Dengan dukungan dan kolaborasi dari rekan-rekan dokter neurologi di seluruh Indonesia, kami berharap Vinera dapat menjadi solusi yang efektif untuk mempercepat proses pemulihan pasca stroke. Bersama-sama, kita dapat membawa perubahan positif dalam dunia kesehatan.” ujar Medical Advisor Vinera dr. Hendry.

Vinera Launch 1

Peluncuran Vinera tidak hanya menghadirkan inovasi di dunia kesehatan, tetapi juga sebagai inisiasi gagasan tentang integrasi teknologi VR dalam layanan kesehatan dengan badan regulasi, termasuk Kemenkes RI. Hal ini menjadi langkah awal menuju perubahan positif dalam dunia kesehatan yang diharapkan akan memberikan solusi efektif dan terjangkau bagi pasien dan profesional kesehatan di seluruh Indonesia.

Dengan terjalinnya sinergi dan kolaborasi, Vinera diharapkan tidak hanya menjadi inovasi yang sukses, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam penyembuhan dan pencegahan penyakit stroke, mengembangkan bidang neurologi dan teknologi digital di Indonesia, dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi dunia kesehatan bahkan di skala global.

Pencapaian dan Prestasi Vinera

Sebelumnya, Vinera telah berhasil menjadi salah satu dari sepuluh karya inovasi terpilih di program Health Innovation Sprint Accelerator 2023. Program ini merupakan program inkubasi yang bertujuan untuk mendukung pengembangan inovasi digital di bidang kesehatan, khususnya di bidang teknologi kesehatan dan bioteknologi. Tahun ini, sebanyak 146 inovator berpartisipasi dalam program tersebut dengan menampilkan solusi teknologi mutakhirnya.

Aruvana juga telah memamerkan produk inovatif berbasis VR melalui perhelatan bergengsi yang dikunjungi ratusan ribu pengunjung dari seluruh dunia dan selalu meningkat setiap tahunnya, South by Southwest (SXSW) 2023 di Austin, Texas, Amerika Serikat yang digelar pada 10-19 Maret lalu.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 26, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Libatkan Microsoft untuk Atasi Stutter Shader di Game PC

Unreal Engine 5.8 merangkul Microsoft untuk hadirkan Advanced Shader Delivery…
October 25, 2026 - 0

8BitDo Ultimate 3E Resmi Rilis Dengan TMR dan Tombol Modular untuk Xbox

8BitDo rilis controller kelas premium Ultimate 3E di Eropa, dengan…
October 25, 2026 - 0

Petisi #SaveMassEffect Dapat Dukungan Besar Guna Selamatkan Franchise

Petisi #SaveMassEffect berhasil mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan setelah BioWare…
October 25, 2026 - 0

Philips Evnia 36M4C5500P Bawa Ultrawide 36 Inci & Refresh Rate 260Hz

Philips Evnia 36M4C5500P tampilkan monitor gaming dengan layar ultrawide 36…