NASA Gunakan 3D Printing Untuk Membuat Roket Mereka

Reading time:
October 26, 2023

Insinyur dari NASA telah berhasil membangun roket yang lebih ringan menggunakan teknologi 3D printing. Selain itu, komponen yang dihasilkan juga tidak mudah meleleh, sehingga cocok digunakan pada pesawat luar angkasa tersebut. Bahan yang digunakan juga merupakan varian baru dari aluminuim.

Bagaimana? Apakah kalian penasaran? Kalo begitu mari kita bahas ya!

pengetesan hasil 3D printing NASA

Hasil Kerjasama Dengan Manufaktur 3D Printing

Badan antariksa ini berkerja sama dengan perusahaan manufaktur bernama Elementum 3D dalam membangun sebuah nozzle untuk mesin roket yang terbuat dari alumunium. Keuntungan dari penggunaan bahan aluminium ini adalah bobot yang lebih ringan, jika dibandingkan dengan logam lainnya.

Namun, kekurangan dari penggunaan bahan aluminium ini adalah, toleransi panas yang rendah dan rawan terjadi keretakan pada saat proses pengelasan. Sehingga NASA selalu mengesampingkan penggunaan aluminium sebagai bahan untuk pembuatan roket mereka.

Karena itulah, mereka memilih menggunakan 3D printing untuk membuat komponen pesawat mereka. Pembuatan komponen dengan percetakan tiga dimensi ini adalah bagian dari proyek Reactive Additive Manufacturing for the Fourth Industrial Revolution (RAMFIRE), yang di danai oleh Space Technology Mission Directory (STMD) milik NASA. Untuk bahan yang digunakan juga varian baru, yaitu A6061-RAM2 yang dikembangkan agar sesuai dengan teknik manufaktur yang sudah ada.

Selain itu, proses untuk membangun nozzle pada pesawat terbang ini, bukan hanya menggunakan bahan aluminium baru tersebut, melainkan bersama dengan bubuk khusus yang nantinya diproses menggunakan teknologi Laser Powder Directed Energy Deposition (LP-DED). Lalu, kunci untuk mengatasi permasalahan permasalahan panas dan keretakan pada saat proses pengelasan, adalah menggunakan saluran internal kecil yang terletak di dalam struktur nozzle, agar suhu tetap terjaga di bawah titik leleh dari logam.

Dari informasi yang kami dapatkan, Nozel RAMFIRE ini telah menyelesaikan beberapa pengetesan hot-fire dan berhasil melewati 22 percobaan. Lalu, pengetesan ini mencapai 10 menit runtime dibawah tekanan yang lebih dari 825 psi, yang mana hasil tersebut melebihi dari ekspektasi mereka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…