CEO dan Co-Founder, Sam Altman Dipecat OpenAI
OpenAI – organisasi di belakang ChatGPT – mengumumkan perubahan besar dalam susunan kepemimpinan mereka. Sam Altman, yang juga merupakan Co-Founder bersama Elon Musk dkk, dipecat oleh dewan direksi OpenAI sebagai CEO.
Keputusan tersebut dibuat setelah dewan direksi menilai Sam Altman “tidak transparan secara konsisten” kepada mereka sebagai CEO. Menyusul pemecatan ini, Mira Murati – Chief Technology Officer – bakal menggantikan sementara posisinya, sebelum pengganti permanen diputuskan.
Selama masa jabatan Sam Altman di OpenAI sejak 2019, ia menorehkan pencapaian yang sangat penting bagi organisasi tersebut, tentu saja termasuk meroketnya popularitas ChatGPT secara global. Terlepas dari kepergiannya, tak dapat dipungkiri kontribusinya di OpenAI amat sangat besar.
Sam Altman Tokoh Penting OpenAI
Sam Altman sendiri merupakan tokoh terkemuka di industri AI. Dia bersama beberapa individu lainnya seperti Elon Musk, Greg Brockman, Ilya Sutskever, Opeyemi Olukemi, dan John Schulman mendirikan OpenAI pada 2015 sebagai organisasi non-profit yang mengembangkan AI.

Selain itu, Sam Altman juga kerap wara-wiri mengampanyekan AI kepada publik terkait potensi manfaat sekaligus berbagai tantangan soal teknologi satu ini. Bahkan, ia berperan penting untuk membujuk pemerintah global, termasuk Amerika Serikat, untuk meregulasi teknologi AI.
Baca Juga: OpenAI Perkenalkan AI Model Baru yaitu GPT-4 Turbo • Jagat Review
Bukan hanya Altman, salah satu co-founder lain yakni Greg Brockman juga meninggalkan jabatannya sebagai President and Board Chairman di Open AI menyusul keputusan tersebut. Kendati mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak, termasuk CEO Microsoft, Satya Nadella, yang merupakan partner besar mereka, OpenAI menegaskan bahwa perubahan ini diperlukan untuk terus berkembang.
















