Samsung akan Naikkan Harga NAND Flash Hingga 20% Per Kuartal
Laporan dari UDN News menyebutkan bahwa Samsung Electronics akan menaikkan harga memori NAND Flash miliknya hingga 20% setiap kuartalnya hingga kuartal kedua tahun 2024 mendatang.
Melansir TrendForce, di dalam industri semikonduktor, Samsung awalnya hendak menaikkan harga wafer NAND dari 10% ke 20% per kuartal. Kini, perusahaan memutuskan untuk melanjutkan putusan ini secara bertahap sebesar 20% selama kuartal pertama dan kedua tahun depan.
Keputusan menaikkan harga ini diambil supaya bisa menstabilkan harga wafer NAND untuk membalikkan arah pasar di paruh pertama tahun mendatang.
Walau Samsung membuat sendiri NAND untuk SSD miliknya, pihak perusahaan juga memasok NAND ke vendor pihak ketiga. Jika Samsung menaikkan harga NAND Flash miliknya tersebut, dengan tingkat kenaikan bisa mencapai 44%, bisa jadi pasar secara keseluruhan akan berdampak juga. Dan akhirnya, harga SSD secara global nantinya bisa ikut naik juga.
Tapi perlu diingat bahwa kenaikan harga NAND Flash dari Samsung ini bukan berarti harga SSD yang dijual secara komersial di masyarakat ini akan ikut naik hingga 40$. Kenaikan harga ini lebih ke dibebankan ke biaya produksi wafer secara internal di industri, tetapi memang akan ada dampak signifikan untuk penyesuaian harga SSD yang dijual publik pada nantinya. Semoga saja kenaikan harga yang mungkin akan terjadi untuk SSD komersial atau bisnis ini nantinya tidak melambung sangat tinggi.
(sumber)















