Layanan ChatGPT Dibuat Hanya Dalam 8 Hari!
Dunia AI kembali digemparkan dengan pengakuan mengejutkan dari salah satu insinyur OpenAI. Seperti yang dibeberkan oleh Insinyur OpenAI – Arun Vijayvergia, layanan ChatGPT ternyata dikembangkan hanya dalam waktu 8 hari!
Tentunya kita tahu bahwa ChatGPT sendiri merupakan layanan chatbot AI yang digarap oleh OpenAI. OpenAI sendiri bermula dari tahun 2015, kala Elon Musk dan Larry Page, kala itu masih CEO Google, terlibat perselisihan terkait perbedaan pandangan mengenai masa depan AI. Musk khawatir bahwa AI dapat menjadi ancaman bagi umat manusia, sementara Page percaya bahwa AI dapat menjadi kekuatan yang positif yang melampaui kemampuan berfikir manusia.

Namun lucunya, akhirnya malah Elon Musk bersama dengan beberapa investor lain yang bersegera mendirikan OpenAI, dengan menunjuk Sam Altman sebagai CEO. Dan di tahun 2022 lalu, dalam waktu 8 hari saja, tim OpenAI menyelesaikan seluruh proses produksi dan peluncuran produk. Kala itu, tak seorang pun menduga betapa besar dampaknya bagi dunia.
A year ago today, I signed up to be on call for this low key research preview that we were demoing to the world. We built and shipped the product in about 8 days. Nobody, and I mean nobody could have predicted how the world was going to change. Here are some screenshots from a… pic.twitter.com/2Mm0c1UyUT
— Arun Vijayvergiya (@arunv30) November 30, 2023
Mengapa Layanan ChatGPT Buru-buru Dirilis?
Tapi meskipun layanan ChatGPT hanya di buat dalam waktu 8 hari, pengembangan model bahasa GPT sendiri dibuat dalam waktu bertahun-tahun. Yang justru jadi pertanyaan, mengapa akhirnya layanan ChatGPT dibuat dan dirilis hanya dalam waktu yang super singkat, dan terkesan sangat buru-buru?
Jawabannya diduga terkait Anthropic, perusahaan yang didirikan oleh beberapa “mantan karyawan” OpenAI saat itu. Anthropic dikabarkan bersiap meluncurkan produk model besar mereka sendiri. Nah, untuk mengungguli kompetitor, tim OpenAI pun bergerak cepat. Mereka membuat laman web dan menyesuaikan antarmuka dalam waktu singkat menggunakan Next.js, seperti yang diungkap oleh salah satu insinyur OpenAI tersebut.
Baca Juga: Update Windows 11 Mendatang Akan Beri Opsi untuk Uninstall Komponen AI • Jagat Review
Dengan ketergesaan OpenAI merilis layanan chatbot ChatGPT, tentunya menimbulkan banyak kontroversi, apalagi terkait regulasi yang menyangkut masalah privasi. Tapi dengan perlahan, OpenAI juga membenahi berbagai masalah yang dimunculkan akibat ketergesaan perilisan ChatGPT. Saat ini OpenAI juga telah merilis ChatGPT Plus dengan model bahasa GPT-4, dengan kecerdasan yang ditingkatkan. Tentunya akan ada terus pengembangan-pengembangan berikutnya seiring waktu.
















