iPhone 15 Series dan Mac M2 Kebagian Self Repair Apple, Pengguna Bisa Perbaiki Sendiri
Seperti yang kita tahu, Apple punya program perbaikian mandiri atau yang disebut self repair program, dimana Apple mengijinkan penggunanya untuk memperbaiki perangkat gadget Apple mereka. Kini Apple menambahkan dukungan untuk perangkat terbaru termasuk iPhone 15 series dan desktop Mac M2.

Daftar perangkat yang kini bisa diperbaiki sendiri bertambah banyak dengan total 35 produk, termasuk seluruh lini iPhone 15, Mac Pro, Mac Studio, MacBook Pro 16 inci, dan MacBook Air 15 inci. Selain itu, program ini juga hadir di 33 negara, serta mendukung hingga 24 bahasa. Sayangnya, Indonesia saat ini belum termasuk di negara yang terdaftar memiliki program tersebut.
Apple Sediakan Tools Diagnostic Self Repair
Apple juga meluncurkan tools diagnosis berbasis web untuk membantu pengguna mengidentifikasi masalah pada perangkat mereka. Pada dasarnya ini adalah tools uji diagnostik serupa yang ada di penyedia layanan resmi Apple. Namun kini akses tools tersebut disediakan untuk semua pengguna.
Baca Juga: Lenovo Luncurkan Chromebox Micro, Komputer Mini dengan ChromeOS • Jagat Review
Untuk menjalankan tools ini, pengguna perlu menyambungkan perangkat mereka yang bermasalah ke perangkat lain, lalu jalankan tools tersebut. Atur perangkat gadget yang bermasalah ke mode diagnostik, masukkan nomor seri ke situs, dan tools ini akan mengetahui masalah yang ada di perangkat pengguna.
Tools tersebut juga akan menawarkan petunjuk perbaikan langkah demi langkah. Untuk saat ini, tools diagnosis ini bisa menguji beberapa kerusakan seperti layar, integrasi software, audio, kamera, dan Face ID, dengan lebih banyak pengujian lain yang nantinya ditambahkan.
Apple sendiri sebenarnya bukan dengan senang hati memberikan program self tersebut. Melainkan, Apple menghadapi tekanan dari berbagai pemerintah dunia untuk mematuhi undang-undang “hak untuk memperbaiki” bagi para konsumen. Dengan adanya program tersebut, pastinya pengguna jadi lebih mudah dalam memperbaiki perangkat mereka tanpa perlu ke service center yang mungkin biayanya tidak murah, apalagi kalau sudah tidak ter-cover garansi.
Meskipun demikian, perluasan program ini tetap disambut baik, terlepas dari alasan di baliknya.















