Pakar Asal MIT Buat Model AI Pendeteksi Kanker Pankreas

Reading time:
January 15, 2024
20230523 pancreatic 0

Peneliti di divisi CSAIL, MIT, yang berfokus terhadap teknik komputer dan pengembangan AI, telah membangun dan mengembangkan dua algoritme pembelajaran mesin yang diklaim mampu mendeteksi kanker pankreas pada ambang batas yang lebih tinggi dibandingkan dengan standar diagnostik saat ini.

Dua model AI yang dikembangkan tersebut sama-sama dibentuk di dalam jaringan saraf “PRISM”, di mana alat ini dirancang secara khusus untuk mendeteksi adenokarsinoma duktal pankreas (PDAC), bentuk kanker pankreas yang paling umum.

Kriteria deteksi PDAC standar saa ini mencakup sekitar 10% kasus pada pasien yang diperiksa oleh para profesional. Dan untuk perbandingan, PRISM hasil kembangan MIT ini bisa mengidentifikasi kasus PDAC hingga akurasi 35%.

Menggunakan model AI untuk dipakai di ranah kesehatan dan analisa kedokteran ini bukanlah hal yang asing, tetapi PRISM kembangan MIT ini tetap dianggap sebagai pengembangan model AI yang menarik dibandingkan dengan model AI lainnya saat ini. Dijelaskan bahwa jaringan saraf pada program didesain berdasarkan dari kumpulan data kesehatan elektronik nyata dari institusi kesehatan di seluruh Amerika Serikat. Data yang berisi sekitar 5 juta data catatan kesehatan pasien tersebut menurut para peneliti di dalam tim telah melampaui skala informasi yang dimasukkan ke model AI.

“Model ini menggunakan data klinis dan laboratorium rutin untuk membuat prediksi, dan keragaman populasi AS merupakan kemajuan yang signifikan dibandingkan model PDAC lainnya, yang biasanya terbatas pada wilayah geografis tertentu seperti beberapa pusat kesehatan di AS,” tutur Kai Jia, penulis senior makalah penelitian ini di MIT CSAIL PhD.

PRISM sendiri telah dikembangkan lebih dari enam tahun yang lalu, dengan visi dan misi pengembangan model AI ini adalah untuk membuat sebuah algoritma pendeteksi kanker pankreas secara dini berdasarkan dari hasil diagnosis para pasien di tahap akhir pengembangan kanker.

Ini bukan pertama kalinya MIT mengembangkan model AI untuk ranah kesehatan. Sebelumnya, para ahli dari MIT juga sempat mengembangkan AI untuk dilatih mendeteksi kanker payudara dengan menggunakan catatan mammogram.

(sumber)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…