Serangan Siber Makin Ngeri dengan Tren AI

Author
Irham
Reading time:
January 31, 2024

Teknologi AI telah membawa banyak perubahan sekaligus disruptif di dunia teknologi itu sendiri. Tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan produktivitas, tapi AI juga membawa ancaman yang cukup berbahaya. Termasuk di dunia keamanan siber, AI bahkan banyak digunakan oleh para Cybercrime untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan serangan mereka.

Dengan AI, para pelaku kejahatan siber bisa melakukan tugas-tugasnya secara otomatis, yang sebelumnya dilakukan secara manual dan memakan waktu. Selain itu, AI juga bisa melakukan serangan secara lebih personal dan punya target yang jelas.

Tren AI Serangan Siber

AI juga dapat digunakan untuk membuat malware yang lebih sulit dideteksi, dengan mengubah kode secara real-time,  membuatnya sulit dikenali oleh sistem keamanan konvensional.

Tren Serangan Siber AI di 2024

Laporan terbaru Trend Micro, “Critical Scalability: Trend Micro Security”, memaparkan soal tren serangan siber menggunakan AI yang digunakan akan digunakan para pelaku kejahatan siber untuk meningkatkan serangan siber di tahun 2024. Setidaknya ada empat prediksi dari Trend Micro untuk tren serangan siber di tahun ini.

Yang pertama yaitu Tsunami social engineering dan pencurian identitas. Menggunakan Generatif AI, pelaku kejahatan bisa membuat email phishing yang lebih meyakinkan, deepfakes yang realistis, dan serangan social engineering lainnya.

Lalu berikutnya yaitu serangan cloud-native worm. Serangan ini akan menargetkan kerentanan dan miskonfigurasi di lingkungan cloud, dan menggunakan otomatisasi tingkat tinggi untuk menjangkau banyak penyimpanan, akun, dan layanan dengan mudah.

Baca Juga: Preview Performa dan Kemampuan AI Laptop Intel Core Ultra • Jagat Review

Selain itu, tren berikutnya yaitu menggunakan AI untuk menargetkan software open-source dan manajemen identitas inventaris, seperti SIM telekomunikasi. Dan yang terakhir yaitu serangan terhadap private blockchain. Kerentanan dalam implementasi private blockchain dapat memungkinkan pelaku ancaman untuk memodifikasi, menimpa, atau menghapus data, mengenkripsi seluruh blockchain, dan mengambil alih kendali.

Untuk mengantisipasi serangan-serangan tersebut, perusahan-perusahaan harus mengadopsi sistem keamanan yang lebih canggih yang sudah mampu mengatasi model serangan-serangan berbasis AI ini.

Selain itu Tren Micro juga menghimbau, bagi perusahaan-perusahaan yang sudah berinvestasi pada model ML, AI generatif, jaringan blockchain, dan cloud, yang harapannya bisa meningkatkan produktivitas, harus tetap waspada dengan kecanggihan inovasi AI itu sendiri.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

March 10, 2026 - 0

Sony Dikabarkan Lakukan Dynamic Pricing Test di PlayStation Store

Harga game di PS Store dikabarkan perlihatkan adanya perbedaan, berkat…
March 10, 2026 - 0

Marathon Sertakan Nama Artis Dari Drama Plagiat di Credits

Akhirnya misteri seputar penyelesaian drama plagiat art yang sempat terjadi…
March 10, 2026 - 0

Studio Developer Until Dawn Remake Resmi Ditutup Pada Februari 2026

Efek dari kurang suksesnya Until Dawn Remake di 2024 lalu…
March 10, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Karyawannya di Awal 2026

Studio yang ada di balik MindsEye kembali lakukan PHK massal…