Langganan Bebas Iklan Meta di Eropa Dianggap Bakal “Merusak”
Sejumlah organisasi pengawas privasi mendesak Uni Eropa melarang model berlangganan bebas iklan yang baru diterapkan Meta di Facebook dan Instagram. Pasalnya, mereka khawatir ini akan melemahkan regulasi perlindungan data Eropa (GDPR) dan menciptakan sistem “bayar untuk privasi” yang tidak adil.

Tuntutan tersebut dikirimkan kepada Dewan Perlindungan Data Eropa, 28 organisasi seperti Dewan Kebebasan Sipil Irlandia, Wikimedia Eropa, dan Pusat Informasi Privasi Elektronik. Mereka berpendapat, model langganan berbayar untuk bebas Iklan yang dihadirkan Meta di Eropa ini, berpotensi ditiru oleh perusahaan lain. Sehingga pada akhirnya ini bakal mengikis perlindungan data yang dijamin GDPR.
Baca Juga: Fitur Anyar Browser DuckDuckGo, Sinkronisasi Tanpa Akun • Jagat Review
Surat tersebut juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang bisa muncul. Sebagian besar pengguna tidak mampu atau tidak mau membayar biaya, jadinya tidak bisa terhindar dari sisem tracking, pengumpulan data, dan iklan bertarget, seperti yang dilakukn Meta. Seolah-olah ini memberikan diskriminasi bagi mereka yang tidak bisa berlangganan.
Harga Langganan Bebas Iklan Meta
Sebelumnya, Meta mengumumkan bahwa pengguna di Uni Eropa, EEA, dan Swiss, bisa memilih paket berlangganan bebas iklan dengan biaya €12,99 per bulan di smartphone atau €9.99 perbulan untuk platform web, pada layanan milik Meta. Jika tidak, mereka harus menerima konten iklan, yang memenuhi sepertiga hingga seperempat dari keseluruhan timeline mereka.
Para pengawas privasi berpendapat, alih-alih menawarkan model “bayar untuk privasi”, Meta seharusnya fokus mengembangkan layanan yang menghormati hak pengguna atas data mereka tanpa perlu biaya tambahan. Mereka mendesak Dewan Perlindungan Data Eropa untuk menolak model berlangganan ini dan memastikan semua pengguna, terlepas dari kemampuan finansial mereka, terlindungi oleh GDPR.













