SK Hynix Ungkap Komitmen untuk Pakai Material Daur Ulang

Author
Mahfud
Reading time:
February 7, 2024

SK Hynix, raksasa semikonduktor asal Korea Selatan, menyatakan komitmen untuk secara aktif menggunakan material daur ulang dan terbarukan untuk produksi mereka. SK Hynix akan menjadi perusahaan pertama di industri semikonduktor yang melakukan langkah semacam ini, sementara raksasa teknologi di industri lain sudah memulainya dengan ambisi untuk menyelamatkan bumi.

SK Hynix Ungkap Komitmen untuk Pakai Material Daur Ulang

Gerakan itu sendiri tentunya bakal dilakukan secara bertahap. Dalam roadmap yang mereka utarakan, SK Hynix berencana untuk meningkatkan proporsi penggunaan material daur ulang pada produk yang saat ini diproduksi perusahaan hingga ke angka 25% pada 2025 dan kemudian lebih dari 30% pada 2030 mendatang. Upaya apa saja yang bakal mereka lakukan untuk mewujudkan hal tersebut?

SK Hynix Tuju Ramah Lingkungan

SK Hynix akan memulai dengan material paling penting dalam produksi semikonduktor, yakni material logam seperti tembaga, timah dan emas. Mereka akan mengganti material tersebut dengan material logam daur ulang. Mereka juga berencana untuk mulai menggunakan kemasan plastik yang digunakan untuk melindungi produk semikonduktor selama pengiriman dengan plastik daur ulang.

Selain itu, SK Hynix juga akan memperkuat prosedur dan evaluasi kualitas untuk bahan daur ulang yang mereka gunakan dan dibeli langsung oleh perusahaan dari pemasok. Di sisi lain mereka juga berencana mendorong para pemasok rekanan mereka untuk ikut serta, termasuk dengan cara mendapatkan sertifikasi dari organisasi eksternal yang dipercaya secara publik seperti ISO 14021 untuk memverifikasi penggunaan dan proporsi bahan daur ulang mereka.

Baca Juga: Uni Eropa: Produsen Harus Tambah Garansi 1 Tahun Setelah Perbaikan • Jagat Review

Raksasa teknologi lain seperti Apple, Samsung, Microsoft, hingga Amazon diketahui turut menyatakan komitmen mereka untuk menuju Net Zero Emissions (bebas emisi). Tentunya bergabung SK Hynix sebagai salah satu perusahaan semikonduktor terbesar di dunia bakal diharapkan dapat mengawali perubahan signifikan untuk industri semikonduktor khususnya.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…