Akun Pengembang Epic Games Dimatikan oleh Apple, Uni Eropa Turun Tangan

Author
Irham
Reading time:
March 9, 2024

Komisi Eropa sedang menyelidiki keputusan Apple untuk menutup akun pengembang Epic Games. Komisi mencurigai tindakan Apple tersebut melanggar tiga peraturan Uni Eropa (UE).

Epic Games, pembuat game Fortnite, kemarin membuat statment resmi bahwa Apple telah mengakhiri akun pengembangnya. Padahal, Apple baru saja memberikan persetujuan untuk akun tersebut pada bulan lalu.

Akun Epic Games dimatikan Apple

Epic berencana meluncurkan toko aplikasinya sendiri, Epic Games Store, di perangkat iOS di Eropa, serta game Fortnite di platform Apple. Namun tiba-tiba Apple menutup akun mereka, sehingga Epic menuduh Apple telah melanggar Undang-Undang Pasar Digital (DMA).

Peraturan EU ini mulai berlaku untuk Apple mulai hari ini. Juru bicara komisi UE juga mengatakan bahwa saat ini sedang mengevaluasi apakah tindakan Apple tersebut benar melanggar Undang-Undang Layanan Digital (DSA) dan peraturan platform-ke-bisnis (P2B).

Baca Juga: Microsoft Siapkan Dua Produk Surface Terbaru, Andalkan AI Windows 11 • Jagat Review

Peraturan DMA UE yang berlaku untuk Apple sebagai “gatekeeper” yang ditunjuk, dan platform App Store miliknya, mengharuskan perusahaan untuk mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga. Dan dengan apa yang dilakukan Apple kepada Epic Games ini dianggap telah melanggar DMA.

Ini berisiko dikenai hukuman berupa denda yang sangat besar yaitu hingga 10% dari omset tahunan global (atau 20% untuk pelanggar berulang). Sementara itu, hal lainnya juga berpotensi melanggar sub-bagian aturan dalam DSA, yang dapat dikenai denda mencapai hingga 6% dari omset tahunan global.

Epic Games Pernah Kritik Proposal DMA Apple

Epic mencurigai, Apple mengakhiri akun pengembangnya sebagai pembalasan atas kritiknya terhadap proposal DMA Apple, yang mengharuskan pengembang untuk mendaftar ke S&K baru. Aturan tersebut dikritik oleh Epic, karena dianggap memanfaatkan hak DMA.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…