Sky Milik OpenAI Dituduh Jiplak Suara Scarlett Johansson, Kini Dihentikan

Author
Irham
Reading time:
May 24, 2024

OpenAI akhirnya menghentikan penggunaan suara ”Sky” pada asisten suara AI mereka, setelah aktris terkenal Scarlett Johansson menyebut bahwa perusahaan tersebut meniru suaranya tanpa izin. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian peristiwa dan kekhawatiran hukum yang diajukan oleh pihak Johansson.

Namun demikian, OpenAI mengaku tidak ada maksud untuk meng-copy atau membuat miirp suara dari Sky dengan sang aktris. OpenAI mengaku telah memilih pengisi suara Sky beberapa bulan, sebelum CEO Sam Altman menghubungi Scarlett Johansson dengan tawaran untuk mengisi suara ChatGPT.

OpenAI Bantah Suara Sky Tiru Scarlett Johansson

Pada saat proses pemilihan talenta pengisi suara, saat itu perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak mencari seseorang yang suaranya mirip dengan Johansson, melainkan menginginkan suara yang “hangat, menarik, dan karismatik” dengan talenta pengisia suara  berusia antara 25-45 tahun.

Scarlett Johansson menuduh OpenAI meniru suaranya tanpa izin untuk Sky. Sementara itu berdasarkan Agen pengisi suara Sky, mereka mengungkapkan bahwa OpenAI tidak pernah membahas Johansson atau film “Her” dalam proses pemilihan talenta mereka.

Sky OpenAI mirip suara Her Scarlett johansson

OpenAI juga menegaskan bahwa mereka tidak mengubah rekaman suara dari pengisi suara Sky, agar terdengar seperti Johansson. Berdasarkan uji suara awal, suara asli pengisi suara Sky memang mirip dengan Johansson.

Joanne Jang, Manajer Produk OpenAI, menjelaskan bahwa mereka memilih aktor yang antusias bekerja di bidang AI. Mira Murati, CTO OpenAI, bertanggung jawab penuh atas keputusan terkait proyek suara AI ini, sementara Sam Altman tidak terlibat langsung dalam proses pemilihan suara tersebut.

Baca Juga: Fitur Baru Windows 11 “Recall” Bikin Was-was, Kenapa? • Jagat Review

Jang menyatakan bahwa menurut pendapatnya, suara Sky tidak terdengar seperti Johansson. Pengisi suara Sky sendiri mengatakan bahwa dia menggunakan suara aslinya dan tidak pernah dibandingkan dengan Johansson oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, tim Johansson menyatakan terkejut bahwa OpenAI mencari suara yang mirip dengannya, apalagi sang aktris mengaku bahwa sebelumnya dia telah menolak tawaran Altman pada September 2023. Altman menghubungi Johansson lagi dua hari sebelum peluncuran GPT-4o untuk memintanya mempertimbangkan kembali tawaran tersebut.

Sky telah menjadi salah satu suara ChatGPT sejak September 2023, tetapi kemiripannya dengan suara Johansson semakin jelas terdengar setelah peluncuran GPT-4o baru-baru ini,  yang membuat suara AI tersebut terdengar makin manusiawi. Altman bahkan men-tweet “her” setelah demonstrasi GPT-4o, yang memperkuat perbandingan dengan asisten virtual AI dalam film “Her”.

OpenAI akhirnya menghentikan penggunaan suara Sky “demi menghormati” kekhawatiran Johansson, setelah aktris tersebut menyewa pengacara untuk meminta penjelasan dari Altman dan perusahaan.

Sementara itu, beberapa kalangan menyatakan pendpat yang berbeda terkait polemik tersebut. Ada yang bilang suaranya memang terdengar mirip Johansson dalam versi robotik, sementara yang lain merasa lebih mirip dengan Rashida Jones.

Nah, berikut ini adalah rekaman suara Sky yang digunakan untuk membacakan statemen dari Scarlett Johansson. Bagaimana menurut kalian, apakah suaranya memang mirip?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 12, 2026 - 0

MMORPG Berbasis Teks NexusRPG Permudah Pemain Baru via Update Oktober

NexusRPG hadirkan MMORPG berbasis teks yang bisa dimainkan via browser…
October 12, 2026 - 0

Pimax Spation Siap Jadi PC Gaming Mini Berbasis SteamOS

Pimax Spation hadir sebagai mini PC gaming dengan kekuatan yang…
October 12, 2026 - 0

Anbernic RG DDS Hadir dengan Desain Mirip Nintendo 3DS

Anbernic RG DDS mengusung desain mirip New Nintendo 3DS, dua…
October 12, 2026 - 0

AOC U27G4Z Tawarkan 4K 240Hz & Full HD 480Hz di Satu Monitor Gaming

AOC menghadirkan monitor gaming Fast IPS 27 inci U27G4Z, dengan…