Apple Dituding Tidak Adil, Gaji Karyawan Wanita Lebih Rendah Dari Karyawan Pria

Author
Irham
Reading time:
June 16, 2024

Apple baru saja mengumumkan  sistem operasi terbarunya yaitu iOS 18 dan iPadOS 18 yang memiliki berbagai fitur kecerdasan buatan. Namun kini perusahaan tengah menghadapi tantangan hukum serius di pengadilan negara bagian San Francisco. Lebih dari 12.000 karyawan perempuan di California mengajukan tuntutan Class Action terhadap perusahaan tersebut atas dugaan ketimpangan gaji yang sistematis.

Apple Karyawan Wanita

Posisi Karyawan Sama, Apple Beri Gaji Berbeda

Tuntutan hukum yang diajukan menyebutkan bahwa Apple secara rutin membayar lebih rendah karyawan perempuan dibandingkan karyawan laki-laki dengan posisi serupa. Para penggugat menegaskan bahwa ketidakadilan ini terjadi terutama di divisi teknik, pemasaran, dan layanan pelanggan. Mereka menyalahkan praktik Apple yang mempertimbangkan gaji awal berdasarkan sejarah gaji atau ekspektasi, yang berdampak negatif terutama pada gaji perempuan.

Baca Juga: Kontroversial, Microsoft Tunda Peluncuran Fitur Recall ke Pengguna Copilot+ PC

Selain itu, sistem evaluasi kinerja di Apple juga disebutkan cenderung tidak adil terhadap karyawan perempuan dalam pemberian kenaikan gaji dan bonus. Meskipun Apple telah mengklaim berkomitmen pada inklusi dan kesetaraan gaji sejak 2017, pengacara penggugat menegaskan bahwa praktik perusahaan sebenarnya memperburuk kesenjangan gaji gender yang ada.

Pengacara para penggugat juga mencatat bahwa Apple cenderung memberikan kompensasi yang lebih tinggi kepada karyawan laki-laki dengan memberi label “berbakat”. Mereka menganggap hal ini sebagai bentuk diskriminasi gender yang melanggar Undang-Undang Kesetaraan Bayaran California serta hukum negara bagian lainnya yang melarang bias gender di tempat kerja.

Tidak hanya soal gaji, gugatan ini juga menyoroti kasus diskriminasi lain, termasuk penolakan transfer bagi salah satu penggugat setelah melaporkan pelecehan seksual di lingkungan kerja. Dengan tuntutan ini, Apple diharapkan untuk menghadapi konsekuensi hukum yang serius yang dapat mempengaruhi reputasi serta kebijakan kesetaraan di perusahaan teknologi terbesar di dunia ini.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…
April 2, 2026 - 0

Fakta Baru The Last of Us Online Muncul, Dibatalkan H-1 Sebelum Diumumkan

Kisah di balik pembatalan The Last of Us Online ternyata…
April 1, 2026 - 0

Tanggal Rilis Lords of the Fallen 2 Tak Sengaja Terungkap

Akibat terlalu bersemangat, tanggal rilis Lords of the Fallen 2…