China Siapkan Regulasi Wajib Tanda Khusus untuk Konten AI Generatif

Author
Irham
Reading time:
September 17, 2024

Administrasi Ruang Siber China baru-baru ini mengumumkan rancangan regulasi yang mewajibkan untuk semua konten yang dibuat menggunakan teknologi AI generatif, harus diberikan tanda khusus AI. Aturan ini berlaku untuk semua jenis konten seperti gambar, audio, dan video. Konten-konten tersebut wajib diberi watermark, pemberitahuan, atau disclaimer yang menyatakan bahwa konten tersebut dihasilkan oleh AI.

China AI Generatif

Meski masih berupa rancangan hingga bulan Oktober mendatang, peraturan ini diperkirakan akan segera diterapkan secara resmi. Platform online di China diberi waktu untuk mempersiapkan diri sebelum aturan ini diberlakukan penuh. Jika pengguna tidak menandai konten mereka, platform masih dapat mendeteksinya menggunakan metadata yang ada atau melalui absennya data tersebut.

Tujuan China Bikin Regulasi AI Generatif

Tujuan dari regulasi ini adalah untuk meningkatkan transparansi dalam penggunaan AI, melindungi hasil karya manusia, serta mengurangi risiko penyalahgunaan teknologi. China sendiri dikenal sering menerapkan regulasi ketat dalam hal internet dan penyensoran. Namun demikian, belum dijelaskan apa sanksi bagi pengguna internet yang mengunggah konten AI generatif tanpa tanda khusus tersebut.

Baca Juga: Model AI Terbaru OpenAI “Strawberry,” Bakal Rilis Lebih Awal • Jagat Review

Disamping itu, deteksi konten AI di internet bukanlah hal yang mudah, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi AI generatif yang semakin canggih. Meskipun ada upaya untuk memantau dan menandai konten secara otomatis, teknologi ini belum sepenuhnya mampu mendeteksi dengan akurat apakah suatu konten dihasilkan oleh manusia atau AI. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi regulator dan platform digital dalam penerapan aturan secara efektif.

Sementara itu, di berbagai negara lain, seperti Amerika Serikat, penggunaan AI generatif juga sedang menjadi sorotan, terutama terkait pelanggaran hak cipta. Meskipun teknologi AI terus berkembang, regulasi seperti ini diharapkan dapat melindungi pekerja kreatif dan meminimalkan dampak negatif pada industri tenaga kerja, meski tantangan dalam penerapannya tidak bisa diabaikan.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 12, 2026 - 0

Battlefield 6 Season 2 Dipastikan Rilis Februari 2026

Season kedua dari Battlefield 6 dapatkan kepastian akan rilis pada…
February 11, 2026 - 0

MMORPG Seal M on Cross Buka masa Pre-Registration

Seal M on Cross hadir sebagai revitalisasi MMORPG anyar via…
February 11, 2026 - 0

Sacred Octagon Ubah Soal Matematika Jadi Game Seru

Belajar matematika memang bukan favorit untuk sebagian anak-anak. Namun, Sacred…
February 11, 2026 - 0

Remedy Entertainment Nobatkan CEO Baru, Veteran Dari EA & CCP Games

Demi sukseskan Control Resonant, Remedy Entertainment angkat CEO baru yang…