Qualcomm Sesumbar Mau Akuisisi Intel
Qualcomm dilaporkan tengah mendekati Intel terkait kemungkinan akuisisi. Ya, saat ini Intel memang diketahui tengah menghadapi masa sulit dengan kerugian $1,6 miliar di divisi pusat data dan foundry.
Meski begitu, beberapa unit usaha Intel masih menghasilkan keuntungan. CEO Intel, Pat Gelsinger juga sempat menyatakan bahwaberupaya mengubah fokus dengan memproduksi chip untuk perusahaan lain.

Intel sendiri juga diketahui telah memberhentikan lebih dari 15% karyawannya, menghentikan pembayaran dividen, dan menunda proyek pabrik di Jerman serta Polandia. Perusahaan sempat mengalami masalah stabilitas prosesor Generasi ke-13 dan ke-14, terutama pada kinerja game, meskipun saat ini sudah diperbaiki dengan update BIOS.
Baca Juga: Intel Foundry Akan Jadi Perusahaan Yang Terpisah Dari Intel • Jagat Review
Niat Akuisisi Intel Hanya Strategi Persaingan Qualcomm
Namun demikian langkah ini diduga lebih sebagai strategi persaingan daripada rencana serius. Qualcomm sendiri tengah bersaing dengan Intel di pasar laptop dengan Snapdragon X yang unggul dalam efisiensi daya dan baterai. Beberapa analis melihat akuisisi ini sebagai cara Qualcomm untuk menekan dominasi Intel.
Jika akuisisi terjadi, lisensi silang antara Intel dan AMD untuk arsitektur x86 bisa terancam, yang menjadi isu penting dalam negosiasi. Intel tetap menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah AS untuk memperkuat industri chip domestik dengan pendanaan miliaran dolar.













