OpenAI Tolak 250 Ribu Perintah DeepFake Terkait Pemilu

Author
Irham
Reading time:
November 10, 2024

Sudah bukan hal yang asing kalau banyak orang mencoba menggunakan generator gambar DALL-E dari OpenAI. Apalagi di masa-masa musim pemilu, seperti yang baru-baru ini berlangsung di Amerika Serikat. Banyak yang mencoba menggunakannya untuk membuat informasi palsu.

OpenAI Deepfake pemilu

OpenAI melaporkan bagaimana mereka berhasil mencegah teknologi mereka dipakai untuk membuat deepfake. Disebutkan kalau ada sekitar 250 ribu lebih permintaan di ChatGPT, untuk membuat  membuat gambar dengan tokoh-tokoh seperti Presiden Biden, Presiden terpilih Trump, Wakil Presiden Harris, Wakil Presiden terpilih Vance, dan Gubernur Walz.

OpenAI Tidak Ingin Tunjukan Preferensi Politik

Ini memang sengaja dilakukan oleh OpenAI sebagai langkah keamanan yang diterapkan OpenAI di ChatGPT menolak membuat gambar tokoh nyata, termasuk politisi. OpenAI sudah mempersiapkan diri untuk pemilu presiden AS sejak awal tahun dengan strategi mencegah penyebaran informasi palsu.

Selain itu, ketika menanyakan tentang pemilu, OpenAI juga memastikan ChatGPT mengarahkan pengguna yang bertanya tentang pemilu ke CanIVote.org. Pada bulan menjelang hari pemilu, ChatGPT mengarahkan 1 juta kali respons pengguna ke situs tersebut.

Baca Juga: Versi Baru Emulator Prism Mungkinkan Lebih Banyak Game Berjalan di Windows on Arm • Jagat Review

Lalu pada hari pemilu dan hari setelahnya, ChatGPT memberikan 2 juta respons yang menyarankan pengguna memeriksa hasil di sumber tepercaya seperti Associated Press dan Reuters.

Dengan apa yang dilakukannya ini, OpenAI memastikan bahwa respons ChatGPT tidak menunjukkan preferensi politik atau merekomendasikan kandidat, meski pengguna meminta dengan eksplisit.

Meski begitu, tentunya  DALL-E bukan satu-satunya generator gambar AI, dan masih banyak deepfake terkait pemilu yang beredar di media sosial. Salah satu deepfake menunjukkan Kamala Harris dalam video kampanye yang diubah sehingga ia tampak mengucapkan hal-hal yang tidak sebenarnya, seperti klaim “saya dipilih karena saya adalah representasi keberagaman terbaik.”

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…
June 16, 2026 - 0

Assassin’s Creed Shadows Berikan Update Konten Terakhirnya

Ubisoft mengungkap detail update gratis terakhir Assassin’s Creed Shadows, Black…