Review BeeStation Synology: Membuat Cloud Storage Pribadi dengan Mudah, Murah, Kapasitas Besar

Reading time:
December 27, 2024
BeeStation Synology 1

Ini BeeStation, alat yang bikin kita bisa punya cloud storage pribadi ala Google Drive, dengan setup yang sangat mudah!

Data di dalam BeeStation ini tentunya juga bisa diakses dari mana saja, selama ada koneksi Internet.
Fiturnya juga banyak, bisa untuk backup otomatis, untuk sharing file dengan mudah, dan lain-lain. Kapasitasnya? 4 TB, sudah terbilang besar di sini.

BeeStation Synology 3

BeeStation ini juga bisa dikatakan sebagai solusi yang lebih aman, karena kita tahu di mana tempat data kita disimpan. Tidak seperti cloud storage umum yang kita tidak tahu ada di mana sebenarnya data kita. Menariknya, BeeStation ini juga dikembangkan oleh Synology, perusahaan yang sudah terkenal sekali di dunia NAS dan data storage.

OK, kali ini kita akan bahas semudah apa bikin cloud storage dengan BeeStation!

BeeStation, kami sempat kenalan dengan alat ini di Computex 2024 lalu dan sudah sempat kami bahas ya di video Synology. Singkatnya, ini adalah alat yang didesain Synology untuk siapa saja yang ingin punya cloud storage pribadi.

Tapi, apa bedanya dengan Synology NAS? Kan bisa juga untuk cloud storage pribadi. Nah, yang membedakan adalah kemudahan setup dan kemudahan penggunaan. Synology NAS, walaupun setup dan penggunaannya terbilang sudah relatif mudah, tapi mungkin masih akan terasa rumit untuk pengguna umum. Itu yang dicoba dicarikan solusinya dengan BeeStation ini.

Kita mulai saja pembahasannya dari isi paket penjualan.

BeeStation Synology 2

Isi Box

  • Unit BeeStation
  • Kabel power
  • Kabel LAN
  • Quick Start Guide

Desain

BeeStation Synology 5

Untuk desainnya ini terlihat sederhana. Bentuknya kurang lebih seperti ini ya.

  • Sisi depan: LED Indikator
  • Sisi Atas: Ventilasi udara
  • Sisi Belakang: tombol power, reset button, serta konektor I/O.
BeeStation Synology 6
    • Ada: 
      • 1x port USB 3.2 Gen 1 Type-A
      • 1x port USB 3.2 Gen 1 Type-C
      • 1x port Gigabit Ethernet
      • 1x Power Port/DC In
  • Sisi Bawah: Ventilasi udara
  • Sisi kiri dan kanan: kosong

Untuk dimensinya yaitu 148.0 x 62.6 x 196.3mm, dengan bobot di kisaran 823 gram.

BeeStation Synology 7

Spesifikasi

BeeStation Synology 8
  • Storage: HDD 3.5” 4 TB
  • Prosesor: Realtek RTD1619B, Quad Core ARM
  • Memory: 1 GB DDR4

Setup Awal

Nah, untuk membuktikan kalau setup awal BeeStation ini mudah, kami sengaja tidak menyerahkan pengujian alat ini ke reviewer yang sudah berpengalaman ya. Kami coba serahkan ke Ihsan yang memang belum pernah mencoba setup NAS sama sekali.

BeeStation Synology 9

Setup awal BeeStation bisa dari PC maupun dari smartphone. Kita coba dulu dari smartphone. 

Pertama, tentu kita perlu mendownload aplikasi BeeFiles. Ini tersedia di PlayStore atau AppStore.  Setelah aplikasi di-install, kita perlu melakukan pairing atau mendaftarkan BeeStation kita ke dalam aplikasi.  Panduan langkah-langkahnya sudah jelas tersedia di Quick Start Guide.

Pertama kita harus menghubungkan BeeStation ke jaringan lokal dengan kabel Ethernet, lalu hidupkan perangkatnya. Tunggu sampai LED indikator menyala orange. Dari aplikasi BeeFiles, kita bisa login ke akun Synology atau pakai akun Google. Lalu, masukkan serial number yang ada di Quick Start Guide atau scan QR di Quick Start Guide.

Oh iya, pastikan smartphone dengan BeeStation ini terhubung dengan jaringan yang sama ya.  Setelah itu, ikuti saja instruksi yang muncul di aplikasi untuk menyelesaikan proses pairing.

BeeStation Synology 10

Setelah pairing selesai, kita sudah bisa pakai BeeStation untuk menyimpan file seperti kalau kita pakai Google Drive, langsung dari aplikasi BeeFiles.

Sementara kalau setup pakai PC, kurang lebih mirip caranya. Bedanya, aplikasi yang kita gunakan adalah BeeStation yang bisa kita dapatkan dari situs resmi Synology. Jadi, setup awal dari BeeStation ini tergolong sangat mudah dan cepat.

Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

July 29, 2026 - 0

Gamer Cerdik Gabungkan 2 GeForce RTX 30, Ringankan Beban Frame Generation

Gamer cerdik berhasil gabungkan GeForce RTX 3090 dan RTX 3050…
July 29, 2026 - 0

Steam Frame Terancam Makin Mahal Akibat Harga Chip Qualcomm Naik

Kenaikan harga chipset Qualcomm dikabarkan dapat membuat perangkat Steam Frame…
July 29, 2026 - 0

TCL Masuk ke Pasar Gaming Monitor Premium Lewat OLED+ Pro X3B

TCL meluncurkan monitor dual-mode OLED+ Pro X3B, dengan panel 4K…
July 29, 2026 - 0

Stop Killing Games Kritik Keputusan Sony Hapus Disc PlayStation

Stop Killing Games mengkritik keputusan Sony menghentikan disc PlayStation dan…