Manus AI Bikin Heboh, Lebih Hebat dari DeepSeek dan ChatGPT?

Author
Irham
Reading time:
March 8, 2025

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok, Manus AI, meluncurkan agen AI bernama Manus pada Kamis lalu. Peluncuran ini langsung menjadi perbincangan di media sosial, dengan banyak pihak yang menyebutnya sebagai “disruptor kedua setelah DeepSeek” dan membandingkannya dengan GPT dalam perkembangan AI terbaru.

Manus AI

Akses Manus AI Harus Pakai Undangan

Pengembang Manus AI menyatakan bahwa produknya bukan sekadar chatbot biasa, melainkan agen AI yang sepenuhnya otonom. Perusahaan tersebut menjelaskan bahwa alat ini dirancang untuk tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga menjalankan tugas secara mandiri.

Berdasarkan GAIA Benchmark, Manus disebut telah melampaui model OpenAI dalam berbagai tingkat kesulitan. Ini membuatnya digadang-gadang sebagai salah satu AI paling unggul di pasaran.

Baca Juga: Google Search Uji Coba AI Mode, Sebagai Respon ChatGPT Search? • Jagat Review

Tingginya minat terhadap Manus terlihat dari permintaan akses yang melonjak drastis. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kode undangan untuk mencoba layanan ini diperjualbelikan hingga 100.000 yuan (sekitar Rp215 juta) di platform jual beli Xianyu.

Siapa Pemilik Manus AI?

Di sisi bisnis, Manus AI mengalami perubahan kepemilikan. Data dari Tianyancha menunjukkan bahwa pendiri awalnya, Xiao Hong, keluar dari jajaran pemegang saham pada akhir 2024.

Setelah perubahan ini, beberapa investor besar, termasuk Tencent, menanam modal mereka di perusahaan tersebut. Selain itu, informasi dari sumber industri mengungkapkan bahwa Manus dan perusahaan terkaitnya telah menerima pendanaan awal dari ZhenFund pada 2022.

Beberapa analis menilai bahwa strategi ekosistem yang dibangun oleh Manus AI dapat memperkenalkan model bisnis baru dalam industri. Mereka memperkirakan bahwa agen AI umum berpotensi menjadi aplikasi AI terbesar kedua setelah pencarian berbasis AI.

Tren penggunaan agen AI juga diprediksi terus meningkat. Laporan dari Gartner pada awal 2024 mencatat bahwa 21% perusahaan telah mengintegrasikan agen AI dalam operasional mereka, dengan proyeksi angka tersebut akan melampaui 80% pada 2026.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 26, 2026 - 0

GTA 6 Diklaim Miliki Performa Terbaik di PS5 Pro

Informasi baru mengungkap GTA 6 di PS5 Pro akan mendapat…
June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…