Bocoran GPT-5 Muncul, OpenAI Diam-Diam Sedang Uji Coba
Spekulasi soal model AI terbaru milikk OpenAI yaitu GPT-5 kembali menguat, dimana baru-baru ini muncul sejumlah petunjuk dan bocoran teknis muncul di internet. Salah satunya yaitu dari unggahan engineer Tibor Blaho di X, yang menampilkan tangkapan layar file konfigurasi bertuliskan “GPT‑5 Reasoning Alpha,” bertanggal 13 Juli 2025.
Tak lama setelah itu, peneliti independen juga menemukan referensi terhadap GPT-5 di dalam repositori internal milik OpenAI yang dikenal sebagai BioSec Benchmark. Temuan ini memunculkan dugaan bahwa model terbaru ini sedang diuji coba untuk kasus-kasus sensitif di bidang biosekuriti.
Bahkan Xikun Zhang, salah satu staf OpenAI, menyebut langsung bahwa GPT-5 “is coming” saat membahas fitur ChatGPT Agent. GPT-4 sendiri sudah dirilis sejak Maret pada 2023 dan disusul dengan versi GPT-4.5 yang dirilis tahun lalu. Kini banyak pengguna sudah menantikan penerusnya.
Kecanggihan GPT-5, Bisa Kerjakan Banyak Hal Hanya 1 Prompt
GPT-5 disebut akan menjadi sistem utuh yang menggabungkan berbagai kemampuan. Mulai dari memahami gambar, menulis kode, menjadwalkan pertemuan, hingga membuat rangkuman suara, semua bisa dijalankan dari satu prompt.
Bukan hanya multitasking, GPT-5 juga kabarnya punya context window hingga satu juta token. Ini berarti ia bisa mengingat dan merespons konteks dalam jumlah besar, jauh melampaui pendahulunya.
Model ini juga dirancang untuk meminimalkan masalah “halusinasi” dan miskonsepsi yang sering muncul di versi sebelumnya. OpenAI bahkan dilaporkan sedang mengembangkan fitur memori jangka panjang yang lebih canggih, agar ChatGPT bisa mengingat kebiasaan dan preferensi pengguna secara konsisten.
Baca Juga: Trump Sempat Ingin Bubarkan NVIDIA, Sebelum Tahu Siapa Jensen Huang • Jagat Review
Tapi ternyata ada satu aspek yang menjadi kekhawatiran soal model GPT-5. Karena kepintarannya yang bahkan bisa menyelesaikan soal yang kompleks seperti biologi, ada kekhawatiran kalau AI ini bisa manipulasi untuk melakukan aktivitas lain seperti hacking atau membocorkan informasi berbahaya.
Sejauh ini, belum ada jadwal resmi peluncuran GPT-5. Tapi kemungkinan besar, model ini juga akan tersedia hanya untuk pelanggan berbayar top tier. Yang pasti, OpenAI tampaknya tak akan merilis GPT-5 sampai mereka benar-benar yakin tidak akan blunder di hari pertama.
Bagaimana menurut kalian, apakah GPT-5 akan benar-benar mengubah cara kita berinteraksi dengan AI, atau justru menambah kekhawatiran baru?
















