BYD Gelar Year End 2025 Media Gathering, Ungkap Pencapaian Gemilang
Bogor, 11 Desember 2025 – BYD menutup 2025 dengan media gathering di Palm Hill Golf Sentul, mengajak para jurnalis bermain Foot Golf sambil berbagi perkembangan mereka di Indonesia. Suasana santai ini dipadukan dengan pemaparan pencapaian signifikan yang diraih sepanjang tahun.

Dalam dua tahun, pangsa pasar BYD melonjak dari dua persen menjadi dua belas persen. Kenaikan ini berlangsung cepat bila dibandingkan pasar Tiongkok yang membutuhkan delapan tahun untuk mencapai angka serupa. Sementara itu, industri EV global kini dikuasai brand Tiongkok dengan porsi enam puluh delapan persen.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menyebut dukungan media dan pemerintah sangat berperan dalam pertumbuhan pasar EV di tanah air. Ia menegaskan bahwa perkembangan kendaraan listrik di Indonesia bergerak sangat cepat sepanjang 2025.
Baca Juga: Tiiny AI Kenalkan Pocket Lab, Mini PC Saku Buat Jalankan LLM Besar Secara Lokal • Jagat Review
BYD Atto 1 Jadi Penyumbang Terbesar
BYD mencatat penjualan empat puluh tujuh ribu tiga ratus unit dalam sebelas bulan. Atto 1 menjadi salah satu model EV terlaris, bahkan menurut data pabrik ke dealer sepanjang November, delapan ribu tiga ratus tiga puluh tiga unit Atto 1 telah dikirim, yang berarti delapan puluh tujuh persen dari total distribusi BYD.

Data dari Gaikindo melihat pasar hatchback ikut meningkat dan kondisi ini membuat Atto 1 semakin relevan bagi konsumen Indonesia. BYD menjelaskan bahwa strategi untuk pasar Indonesia sudah disiapkan empat tahun sebelum produk mereka resmi dijual. Pengalaman lebih dari tiga dekade serta RnD yang matang menjadi fondasi kehadiran Atto 1 di Indonesia.
Kekuatan integrasi rantai pasok juga disebut sebagai faktor penting. BYD menilai struktur ini memungkinkan produk mereka dijangkau lebih mudah oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Tidak hanya BYD, brand Denza serta Seal series turut memperluas pilihan konsumen di berbagai segmen.
Gathering ini seolah menegaskan bahwa 2025 menjadi tahun penting bagi BYD dan Denza di Indonesia. Keduanya berupaya memperlihatkan kesiapan mereka menghadapi pasar EV yang semakin kompetitif.












