Review 5G CPE 5 dengan Teknologi Huawei: Internet 5G yang Mudah Digunakan dan Bisa untuk Beberapa Perangkat

Ini Huawei 5G CPE 5! Modem 5G ini disebut tawarkan banyak keunggulan untuk Ultra-Fast Multi-Device 5G Connection!
Kecepatan download-nya sampai 3.6 Gbps, tentunya lewat konektivitas 5G! Ada 9 dBi High-Gain Antenna untuk kestabilan koneksi 5G, khususnya di daerah dengan sinyal lemah! Nah, untuk membagi Internet 5G-nya, alat ini sudah mendukung Wi-Fi 6, dengan kecepatan sampai 3000 Mbps! Koneksinya bisa sampai 128 device juga! Ada juga port Ethernet 2.5 Gbps, untuk koneksi kencang melalui kabel jaringan lokal! Fiturnya? Banyak dan bikin alat yang satu ini sangat mudah digunakan! Ada Huawei AI Life, Parental Control, 5G Super Uplink, dan masih banyak lagi.

Langsung saja kita mulai pembahasan modem menarik ini.
5G CPE 5, ini perangkat yang bisa dipakai untuk yang ingin pakai akses Internet FWA atau Fixed Wireless Access, 5G to Home. Singkatnya, alat seperti ini akan membagi akses Internet dari satu koneksi 5G ke berbagai perangkat lain. Karena basisnya pakai koneksi seluler, alat seperti ini tentunya akan sangat mudah di-setup dan digunakan.

Semudah apa? Nanti kita coba lihat ya.
Tapi, sebelum itu, kita akan coba kenalan dulu dengan Huawei 5G CPE 5 ini. Kita mulai dari paket penjualannya.
Paket Penjualan
Nah, di dalam paket penjualannya ada:

- unit 5G CPE 5
- Adaptor Daya, eh, berarti kan “ada chargernya”
- Kabel Ethernet
- Paket Dokumen

Selain itu, Huawei 5G CPE 5 ini juga dipasarkan dengan bundling Telkomsel Orbit. Jadi, tentunya di paket penjualannya ada juga Nano SIM Card Telkomsel Orbit. Ada juga bonus kuota 5G 200 GB untuk satu bulan yang bisa digunakan di awal penggunaan modem 5G ini.
Desain Huawei 5G CPE 5

Untuk desain Huawei 5G CPE 5 ini desainnya seperti ini ya, dengan bodi berwarna putih. Dimensinya 18.2 x 9 x 9 cm. Jadi, ini memang bukan modem yang super ringkas, tapi bukan yang terlalu besar juga.



Di sisi depan, terlihat ada logo “5G”, serta tiga buah lampu indikator untuk status perangkat, koneksi 4G, dan koneksi 5G. Sisi kanan dan atas kosong, tidak ada apa-apa. Sisi kiri, di bagian bawah ada penutup yang kalau dibuka di dalamnya ada dua konektor untuk antena tambahan. Sementara di sisi belakang, terlihat ada jajaran konektor di area yang sedikit menjorok ke dalam di bagian bawah.
Untuk konektor ada:

- 1x Ethernet 1 Gbps untuk port LAN
- 1x Ethernet 2.5 Gbps untuk port LAN dan WAN
- 1x Telephone Port untuk koneksi Internet klasik lewat line telepon
- 1x DC In untuk memasang kabel dari adaptor daya

Selain itu, ada juga satu tombol WPS. Ini bisa digunakan untuk menghubungkan perangkat lain ke Wi-Fi dari alat ini dengan cepat Beralih ke sisi bawah, di sini ada penutup yang kalau dibuka kita bisa menjumpai slot Nano SIM dan satu tombol reset.

Kurang lebih seperti itu ya desain dari 5G CPE 5 ini.
Spesifikasi Huawei 5G CPE 5

- Konektivitas Seluler: 4G, 5G. Untuk 5G, ini juga mendukung SA dan NSA. Jadi, lengkap dukungan 5G-nya.
- Peak Speed 5G:
- Download 3.6 Gbps
- Upload 500 Mbps
- Tapi perhatikan ya, ini peak speed. Jadi, kecepatan download dan upload yang kita dapatkan belum tentu mencapai angka tersebut ya. Tergantung dari kecepatan yang ditawarkan oleh operator seluler yang kita gunakan.
- Perhatikan juga, untuk yang dipasarkan di Indonesia, ini memang locked khusus untuk Telkomsel Orbit ya.
- Peak Speed 5G:

- Wi-Fi: Wi-Fi 6
- Dual Band: 2.4 GHz & 5 GHz
- Rating Kecepatan: AX3000
- 5 GHz up to 2402 Mbps
- 2.4 GHz up to 574 Mbps
- Dual Band Dual Concurrent (DBDC) up to 2976 Mbps
- Kapasitas koneksi: up to 128 perangkat
- Dukungan aplikasi: Huawei AI Life untuk perangkat Android, ini bisa didapatkan dari QR Code yang ada di dokumen di dalam paket penjualan.
- Fitur: 9 dBi High-Gain Antenna, 5G Super Uplink, Auto Switching Port, dll.
Penggunaan Huawei 5G CPE 5

Sekarang, kita coba pakai Huawei 5G CPE 5 ini. Kita lihat semudah apa setup awalnya. Tentunya, pertama, kita harus pasang dulu SIM Card yang akan kita gunakan ke dalam modem ini. Tapi, seharusnya untuk di Indonesia, untuk pembelian resmi, SIM Card yang jadi bonus paket pembelian akan langsung terpasang di dalam modem.
Setelah itu, hidupkan modem. Ini cukup dengan pasang kabel dari adaptor daya ke modem, lalu pasang adaptor daya ke sumber listrik ya. Tunggu beberapa saat sampai lampu indikator di sisi depan menyala biru. Setelah itu, kita sudah bisa menghubungkan perangkat seperti smartphone, tablet, laptop, dan lain sebagainya ke Wi-Fi dari modem ini.

Untuk SSID atau “nama Wi-Fi”, bisa dicek di label yang ada di bagian dasar. Atau, kita bisa juga gunakan QR Code untuk menghubungkan perangkat kita ke Wi-Fi dari modem ini dengan cepat. Ini tentunya berlaku selama kita belum mengubah password standar Wi-Fi-nya ya.
Sebelum kita bisa terhubung ke Internet, seperti SIM Card baru pada umumnya, tentunya kita harus aktivasi terlebih dahulu. Untuk aktivasinya, ikuti saja panduan yang ada di paket penjualan modem ini. Seharusnya, setelah aktivasi, bonus kuota akan otomatis masuk ke nomor Telkomsel Orbit b awaan modem ini. Setelah itu, secara umum, Huawei 5G CPE 5 ini sudah bisa kita gunakan untuk pusat akses Internet di tempat kita, walaupun pada dasarnya perangkat ini masih ada di dalam kondisi “Unconfigured”.
Nah, untuk melakukan pengaturan awal modem, kalau dirasa dibutuhkan, kita bisa pakai aplikasi AI Life tadi ya. Cukup buka aplikasi, dan tekan tombol “+” di kanan atas, modem seharusnya akan otomatis terdeteksi kalau smartphone kita terhubung ke Wi-Fi dari modem. Tapi, kalau ternyata modem gagal didaftarkan, kita bisa coba tekan tombol di kanan atas ini, lalu masuk ke opsi “Scan” dan scan QR Code di bawah modem. Seharusnya modem akan terdaftar di aplikasi.

Setelah itu, kita bisa lakukan konfigurasi awal modem. Ini lebih ke arah mengatur SSID dan password Wi-Fi ya. Kalau dirasa dibutuhkan saja ya, kalau tidak masalah dengan SSID dan password standar, tidak masalah juga. Jangan lupa, kalau kita mengganti SSID dan password, berarti kita harus menghubungkan ulang semua perangkat yang sebelumnya sudah terhubung ke modem ini.
Jadi, cuma seperti itu saja setup awal dari modem ini. Terbilang mudah kan!

Lalu, untuk aplikasi AI Life, apa cuma itu saja fungsinya? Tentu tidak! Ada beberapa fungsi pemantauan dan pengaturan lain di aplikasi ini. Untuk pemantauan, kita bisa melihat penggunaan kuota data bulanan, kecepatan upload dan download, jumlah device yang terhubung, serta beberapa informasi lain. Sementara untuk pengaturan, ada banyak ya. Misalnya, untuk setting Wi-Fi dan Guest Wi-Fi, attack prevention, WPS, dan masih banyak lagi.
Ada juga pengaturan untuk fitur menarik, seperti Parental Control. Jadi, kita bisa membatasi akses Internet untuk perangkat-perangkat tertentu yang digunakan oleh anak-anak. Ini bisa sangat membantu ya.
Kurang lebih seperti itu penggunaan dari Huawei 5G CPE 5 ini. Sekarang kita coba kemampuan dari modem ini!
Simak pembahsan lebih lengkapnya lewat video review berikut ini:











