Sistem Pendingin Solid State Baru Berbasis Plasma Siap Dipamerkan di CES 2026

Author
Mahfud
Reading time:
January 4, 2026

Teknologi pendingin laptop memasuki babak baru lewat inovasi dari YPlasma. Perusahaan ini dikabarkan akan memamerkan sistem pendingin solid state berbasis plasma di ajang CES 2026. Solusi ini diklaim sangat senyap dan dirancang tanpa komponen bergerak sama sekali.

Sistem Pendingin Solid State Baru Berbasis Plasma Siap Dipamerkan di CES 2026

Pendingin anyar tersebut menggunakan teknologi Dielectric Barrier Discharge atau DBD plasma actuator. Cara kerjanya memanfaatkan gas terionisasi dan pelepasan listrik untuk menghasilkan aliran udara. Dengan pendekatan ini, udara bisa bergerak tanpa bantuan kipas konvensional.

Keunggulan utama dari sistem ini adalah tingkat kebisingan yang sangat rendah. YPlasma mengklaim pendingin ini hanya menghasilkan suara sekitar 17 dBA. Angka tersebut tergolong ultra-senyap dan hampir tidak terdengar saat digunakan.

Dari sisi desain, pendingin ini juga sangat tipis. Aktuator plasma yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 200 mikron. Ukuran tersebut memungkinkan integrasi langsung ke heatsink atau komponen internal laptop.

Berbeda dengan solusi solid state lain yang sudah ada seperti Frore System, teknologi dari YPlasma mengandalkan plasma sebagai sumber aliran udara. Beberapa pendekatan serupa sebelumnya terkendala faktor keamanan. Untuk itu, YPlasma menambahkan lapisan pengaman khusus guna menekan risiko ozon berbahaya.

Menariknya, teknologi ini tak hanya ditujukan untuk laptop. YPlasma juga menyebut desain pendingin yang sama akan digunakan untuk server AI berdaya tinggi. Hal ini menunjukkan potensi skalabilitas yang cukup luas.

Meski belum mengungkap detail kemampuan pendinginan secara angka, YPlasma cukup percaya diri dengan teknologinya. Mereka berencana menampilkan demo langsung di CES 2026 pada 7 Januari mendatang. Mari kita tunggu saja!

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…