Ini Dia Jajaran Laptop Konsumer Acer (Thin & Light/Productivity) di CES 2026
Las Vegas, 5 Januari 2026 – Acer memboyong line up laptop consumer terbaru mereka di ajang CES 2026. Jajaran laptop terbaru Acer ini hadir dengan prosesor terbaru mulai dari Intel Core Ultra 300 Series berbasis Panther Lake hingga Ryzen AI 400 Series. Kombinasi ini dipakai Acer untuk menyegarkan keluarga Swift dan Aspire, yang sejak awal memang diarahkan ke pengguna produktivitas.

Swift Edge 14 AI dan Swift Edge 16 AI
Model pertama yang diperlihatkan adalah Swift Edge 14 AI. Secara desain, laptop ini masih mempertahankan bahasa desain yang sempat muncul di Computex 2025, dengan bodi magnesium-aluminium yang tipis dan ringan. Perubahannya justru terasa di bagian dalam. Acer kini membekalinya dengan Core Ultra Series 3, dengan opsi hingga Core Ultra 7 355, dipadukan RAM LPDDR5X sampai 32 GB dan SSD PCIe 4.0 x4 berkapasitas 1 TB.

Identitas Swift Edge sebagai laptop ultra-ringan tetap dipertahankan. Ketebalannya hanya 13,9 mm dengan bobot 999 gram. Layarnya memakai panel OLED 14 inci beresolusi hingga 3K dan sudah mengantongi sertifikasi DisplayHDR True Black 500.
Untuk daya tahan, Acer menyebut konsep “multi day battery”, memanfaatkan efisiensi yang dijanjikan oleh Core Ultra generasi terbaru. Soal konektivitas, Swift Edge 14 AI sudah mendukung Wi-Fi 7, dua port Thunderbolt 4, serta HDMI 2.1 FRL. Touchpad Multi Control berbahan Corning Gorilla Glass juga kembali hadir, lengkap dengan fungsi kontrol media.
Bagi yang menginginkan ukuran layar lebih besar, Acer menyiapkan Swift Edge 16 AI. Spesifikasinya dibuat serupa dengan versi 14 inci, tetapi menggunakan panel OLED 16 inci dengan opsi touchscreen. Bobotnya berada di kisaran 1,25 kg, masih cukup ringan untuk laptop 16 inci.
Swift Go 14 AI dan Swift Go 16 AI

Seri Swift Go juga mendapat pembaruan signifikan. Swift Go 14 AI kini ditenagai varian Panther Lake yang lebih kencang, hingga Core Ultra X9 388H, lengkap dengan GPU terintegrasi Intel Arc B390. Performa AI menjadi salah satu nilai jual utamanya, dengan NPU hingga 50 TOPS dan total kemampuan AI mencapai 180 TOPS.
Konfigurasinya mencakup RAM LPDDR5X sampai 32 GB dan SSD PCIe 4.0 x4 hingga 1 TB, sementara layarnya tetap OLED 14 inci beresolusi sampai 3K. Bobotnya sedikit lebih berat dari Swift Edge, sekitar 1,13 kg, tetapi masih tergolong ringkas untuk mobilitas.
Baca Juga: Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diumumkan di CES 2026! • Jagat Review
Versi layar besar hadir lewat Swift Go 16 AI. Model ini membawa layar OLED 16 inci dengan bobot sekitar 1,39 kg. Acer juga menyiapkan varian berbasis AMD melalui Swift Go 16 AI dengan Ryzen AI 9 465 dan GPU Radeon 880M. Desainnya sedikit berbeda dan bobotnya naik ke sekitar 1,6 kg, tetapi tetap menyasar pengguna yang butuh layar lega dengan akselerasi AI dari AMD.
Masih dari keluarga Swift, Acer memperkenalkan Swift 16 AI yang langsung menarik perhatian lewat touchpad berukuran besar. Touchpad ini dilapisi Corning Gorilla Glass dan mendukung input stylus dengan protokol MPP 2.5, sesuatu yang jarang ditemui di laptop kelas ini. Spesifikasinya mencakup prosesor hingga Core Ultra X9 388H, RAM sampai 32 GB, SSD hingga 2 TB, serta layar OLED 16 inci beresolusi sampai 3K. Seluruh lini Swift terbaru ini sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810H.
Aspire 14 AI dan Aspire 16 AI
Di bawah Swift, Acer juga memperbarui lini Aspire melalui Aspire 14 AI dan Aspire 16 AI. Keduanya tersedia dengan pilihan Core Ultra Series 3 atau Ryzen AI 400 Series. Posisi Aspire tetap sebagai laptop consumer yang lebih terjangkau, dengan spesifikasi yang dibuat lebih sederhana, seperti penggunaan Wi-Fi 6E dan belum adanya sertifikasi MIL-STD 810H.
Seluruh jajaran laptop terbaru Acer ini akan tersedia secara global mulai kuartal awal 2026. Belum ada informasi kapan produk ini akan diboyong resmi ke Indonesia.














