Lenovo Kolaborasi dengan NVIDIA, Bangun Pabrik AI Berskala Gigawatt!
Lenovo resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan NVIDIA di ajang CES 2026. Kerja sama ini melahirkan program Lenovo AI Cloud Gigafactory yang ditujukan untuk mempercepat adopsi AI di level enterprise dan cloud dengan pembangunan infrastruktur AI skala gigawatt.
Melalui program ini, Lenovo dan NVIDIA ingin mempercepat transisi AI dari tahap pengembangan ke produksi. Salah satu benchmark penting yang diutamakan adalah peningkatan time to first token atau TTFT. Semakin singkat TTFT, semakin cepat layanan AI bisa memberikan hasil bagi bisnis.
AI Cloud Gigafactory dirancang untuk menangani beban kerja AI generasi terbaru. Mulai dari model AI berskala triliunan parameter, agentic AI, hingga komputasi performa tinggi. Infrastruktur ini menyasar penyedia cloud yang membutuhkan skala besar dan deployment cepat.
Lenovo mengandalkan teknologi pendingin cair Neptune untuk menjaga efisiensi dan stabilitas sistem. Solusi ini dikombinasikan dengan platform komputasi akselerasi AI dari NVIDIA. Hasilnya adalah desain pabrik AI yang lebih hemat energi dan scalable.
Dari sisi hardware, program ini membuka akses ke arsitektur NVIDIA Blackwell Ultra., dengan senjata utamanya adalah sistem GB300 NVL72 yang menggabungkan puluhan GPU dan CPU dalam satu rak. Seluruh sistem sudah menggunakan pendinginan cair secara penuh.
Baca Juga: Lenovo Perkenalkan “Qira”, AI yang Bekerja Lintas Device! • Jagat Review
Ke depan, Lenovo AI Cloud Gigafactory juga akan mendukung platform NVIDIA Vera Rubin NVL72 yang baru saja diumumkan. Sistem ini dirancang sebagai superkomputer AI untuk kebutuhan training dan inferensi skala besar.
Lenovo melengkapi solusi tersebut dengan layanan Hybrid AI Factory end‑to‑end. Mulai dari desain, manufaktur, hingga dukungan operasional jangka panjang. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat AI menjadi fondasi utama transformasi bisnis global di masa depan.














