Modder Berhasil Modifikasi ROG Astral RTX 5090 dengan vBIOS 800 W

Reading time:
January 31, 2026

Praktik flashing vBIOS kartu grafis sudah lama dikenal di kalangan modder, terutama untuk menaikkan batas konsumsi daya dan membuka ruang overclocking yang lebih luas. Tren ini kembali menguat sejak NVIDIA semakin membatasi opsi overclocking lewat software resmi. Di tengah kondisi tersebut, kehadiran ASUS ROG Matrix Platinum menarik perhatian kalangan modder karena punya vBIOS dengan batas daya lebih tinggi, yakni hingga 800 W.

ROG Astral RTX 5090

Seorang modder di forum HardwareLuxx dilaporkan berhasil memasang vBIOS 800 W milik ROG Matrix Platinum ke ASUS ROG Astral GeForce RTX 5090. Dengan vBIOS ini, kartu grafis dapat beroperasi dengan power limit yang jauh lebih tinggi, sehingga memberi ruang lebih besar untuk mempertahankan clock tinggi saat beban berat atau overclocking ekstrem. Namun, peningkatan ini tidak otomatis berarti performa lebih tinggi tanpa kompromi lain.

PCB ROG Astral RTX 5090 Harus Dimodifikasi

Modder tersebut perlu melakukan modifikasi PCB, khususnya untuk varian ROG Astral RTX 5090 berwarna hitam. Hal ini karena kipas belakang di versi hitam terhubung ke kipas tengah depan, berbeda dengan versi putih yang menggunakan header terpisah. Jadi, modder tersebut harus mengganti resistor pull-down pada jalur sinyal input serial EEPROM menjadi resistor pull-up.

ROG Astral RTX 5090

Secara bawaan, ASUS ROG Astral RTX 5090 dirancang dengan batas daya 600 W. Ketika vBIOS Matrix dipasang, batas tersebut melonjak menjadi 800 W, yang secara langsung meningkatkan beban termal. Pendingin bawaan ROG Astral tidak dirancang untuk menangani konsumsi daya setinggi itu, sehingga penggunaan perangkat cooling aftermarket menjadi syarat mutlak jika modifikasi ini ingin dimanfaatkan secara nyata.

Baca Juga: Bocoran Tampilan Aluminium OS: OS PC Berbasis Android 16 Pengganti ChromeOS

Secara keseluruhan, keberhasilan ini menunjukkan sejauh mana fleksibilitas GPU kelas atas dapat dieksplorasi oleh komunitas modder. Proses eksperimen ini jelas membutuhkan pengalaman menyolder tingkat lanjut dan berisiko tinggi jika dilakukan tanpa peralatan dan keahlian yang memadai. Untuk kebanyakan orang, pendekatan ini lebih tepat dipandang sebagai uji teknis dan eksplorasi batas desain, bukan solusi praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Kalau menurut kalian, kira-kira bakal sejauh mana peningkatan batas daya ekstrem seperti ini ke performa PC?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 5, 2026 - 0

Alienware Masuk Pasar Monitor OLED Premium Dengan AW3226K & AW2527HX

Alienware mulai perkuat lini monitor gaming OLED dengan hadirkan AW3226Q…
September 5, 2026 - 0

ASUS ROG Dukung Esports via Lini Hardware & Gandeng Tim GamerLegion

ASUS ROG memperkuat ranah esports lewat lini hardware khusus esports,…
September 4, 2026 - 0

Anbernic Hadirkan Handheld Snapdragon Baru Berbentuk Mirip Switch Lite

Anbernic RG 55G1 menjadi handheld berbasis Snapdragon pertama dari produsen…
September 4, 2026 - 0

State of Play Japan September 2026 Hadirkan Xenoverse 3 hingga Fate/Extra Record

State of Play Japan edisi September 2026 menghadirkan game Jepang…