TrendForce: Pengiriman Server AI Global Bakal Melonjak di 2026

Dengan semakin populernya teknologi AI dan semakin tingginya permintaan akan komputer untuk bisa mendukung teknologi tersebut, prediksi di tahun 2026 masih menunjukkan bahwa pengiriman untuk server AI global bakal melonjak hingga lebih dari 28% dari tahun ke tahun (YoY).
Analisa yang diungkap oleh TrendForce ini juga menyebutkan bahwa total pengiriman server global, termasuk server AI, sudah menunjukkan peningkatan sejak tahun 2025 dengan pertumbuhan 12,8% YoY.

Melansir Techpowerup, dari tahun 2024 hingga 2025, perkembangan AI berpusat kepada pelatihan model bahasa besar (LLM) tingkat lanjut, yang memanfaatkan server AI dengan GPU dan HBM untuk komputasi pararel. Tapi di paruh kedua 2025, pertumbuhan AI yang kini juga mulai merambah ke industri lain seperti aplikasi berbasis LlaMA dan peningkatan Copilot menggeser fokus penyedia layanan komunikasi (CSP) ke arah layanan inferensi sebagai strategi monetasi. Beban kerja inferensi AI kini tidak hanya diterapkan pada rak server AI khusus, tetapi juga pada server tujuan umum yang menangani komputasi dan penyimpanan pra- dan pasca-inferensi.

Menurut data dari TrendForce, pengeluaran modal gabungan dari lima CSP besar asal Amerika Utara, yang terdiri dari Google, AWS, Meta, Microsoft, dan Oracle, akan meningkat sebesar 40% YoY. Selain investasi infrastruktur skala besar, pengeluaran ini juga akan dialokasikan untuk mengganti server serbaguna yang dibeli selama masa investasi cloud besar-besaran di 2019-2021.
Microsoft dan Google kemungkinan besar adalah perusahaan yang memimpin dalam perluasan pengadaan server serbaguna ini untuk jalur inferensi harian yang sangat besar karena layanan Copilot dan Gemini yang kian diminati. Sementara untuk pasar AI di tahun 2026, pertumbuhan utamanya akan tetap berasal dari CSP asal Amerika Utara, dengan terdapat proyek cloud pemerintah serta peningkatan serta pengembangan ASIC internal dan solusi inferensi AI edge oleh CSP besar.
GPU akan menjadi salah satu kategori terdepan dengan menyumbang sebanyak 69,7% pengiriman sistem AI. Sistem yang menggunakan GPU GB300 NVIDIA diperkirakan akan mendorong sebagian besar pengiriman, sementara platform berbasis VR200 meningkat secara bertahap mulai paruh kedua tahun 2026. Pangsa pasar server AI berbasis ASIC diperkirakan mencapai 27,8% pada tahun 2026, tertinggi sejak tahun 2023, seiring perusahaan-perusahaan Amerika Utara seperti Google dan Meta memperluas upaya ASIC mereka sendiri.















