Update Windows 11 Picu Beragam Masalah di PC Rumahan hingga Server Perusahaan
Microsoft beberapa waktu lalu merilis update Windows KB5074109 sebagai patch kumulatif yang tergolong penting. Pembaruan ini ditujukan untuk memperbaiki sekitar 100 masalah keamanan, termasuk tiga celah zero-day yang bersifat kritis, sekaligus membawa perbaikan terkait NPU. Sayangnya, update Windows 11 ini justru memicu masalah yang dampaknya terasa mulai dari PC pengguna hingga sistem perusahaan.

Salah satu keluhan yang paling banyak dilaporkan pengguna adalah layar yang tiba-tiba menghitam selama satu hingga dua detik sebelum kembali normal. Berdasarkan berbagai laporan di Internet, masalah black screen ini terjadi pada sistem dengan kartu grafis NVIDIA maupun AMD. Meski begitu, hingga saat ini Microsoft belum menjelaskan penyebab pastinya secara resmi.
Selain masalah tampilan, update windows 11 terbaru ini juga memunculkan bug yang mengganggu pengguna Outlook Classic dengan akun email POP (Post Office Protocol). Setelah update, aplikasi Outlook terlihat sudah tertutup tapi proses outlook.exe masih berjalan di latar belakang. Jadi, pengguna terpaksa menutup proses tersebut secara manual lewat Task Manager, dan langkah ini harus diulang setiap kali Outlook ditutup.
Update Windows 11 Timbulkan Masalah Di Lingkungan Enterprie
Pengguna Azure Virtual Desktop dan Windows 365 dilaporkan mengalami kegagalan autentikasi total saat mencoba terhubung secara remote. Update Windows 11 yang dirilis awal tahun 2026 ini diketahui mengganggu alur prompt kredensial, sehingga memicu kegagalan sign-in dengan kode error 0x80080005. Meski begitu, Microsoft merespons kondisi tersebut dengan merilis Known Issue Rollback (KIR) yang menonaktifkan fitur bermasalah, sekaligus menghadirkan pembaruan darurat.
Baca juga: RAM DDR3 Diincar, Tren Rakit PC Spek Lawas Meningkat
Patch darurat ini tersedia dalam bentuk KB5077744 untuk Windows 24H2 dan 25H2, serta KB5077797 untuk versi 23H2 yang harus di instal manual lewat Microsoft Update Catalog. Sementara itu, organisasi yang belum bisa menerapkan pembaruan tersebut disarankan menggunakan klien web Windows 365 sebagai solusi sementara. Kalau kalian sendiri gimana, ada yang jadi korban dari masalah update Windows ini nggak?














