Audiophile Sulit Bedakan Hasil Suara Antara Kabel Profesional, Pisang, dan Lumpur
Bagi para audiophile, perdebatan soal kabel tidak pernah benar-benar selesai. Ada yang percaya material konduktor sangat menentukan karakter suara, ada juga yang menilai perbedaannya lebih banyak soal sugesti. Sebuah eksperimen di forum diyAudio mencoba menjawabnya dengan cara yang tidak biasa.
Seorang moderator bernama Pano membuat uji dengar dengan beberapa versi rekaman. Versi pertama diambil langsung dari file CD asli. Versi lain direkam ulang setelah sinyalnya dialirkan lewat kabel tembaga pro audio sepanjang 180 cm, lumpur basah 20 cm, kabel mikrofon lama yang disolder ke koin, hingga pisang sepanjang 13 cm.
Ide eksperimen ini muncul setelah Pano menonton film Amigo yang menampilkan penggunaan tanah sebagai jalur kembali arus telegraf. Dari situ muncul pertanyaan sederhana, jika sinyal telegraf bisa lewat tanah, bagaimana dengan sinyal audio?

Hasil Uji Konduktur Audio
Semua sampel diperdengarkan ke anggota forum tanpa diberi tahu media apa yang digunakan. Peserta diminta menebak mana rekaman asli dan mana yang sudah melewati “jalur” berbeda tersebut.
Hasilnya cukup mengejutkan. Dari 43 tebakan, hanya enam yang benar. Tingkat akurasinya sekitar 13,95 persen. Ketika dihitung menggunakan distribusi binomial, peluang hasil itu muncul secara acak sekitar 6,12 persen, sedikit di atas ambang 5 persen yang biasa dipakai dalam analisis statistik. Dengan kata lain, hasilnya konsisten dengan tebakan acak.

Pano sendiri mengaku heran karena secara teori lumpur atau pisang bukan konduktor yang baik. Namun dalam praktiknya, perubahan yang muncul lebih menyerupai penurunan level sinyal, bukan distorsi yang mudah dikenali telinga. Ia menyimpulkan pendengar tidak bisa secara konsisten membedakan suara asli dengan versi yang sudah melewati berbagai media tersebut.
Baca Juga: Sony WF-1000XM6 Resmi Rilis di Indonesia, Ini Dia Harganya! • Jagat Review
Eksperimen ini tentu tidak serta-merta menutup perdebatan panjang soal kualitas kabel. Sistem audio di dunia nyata jauh lebih kompleks dan banyak variabel lain yang berperan. Namun setidaknya, uji ini memberi gambaran bahwa dalam kondisi tertentu, perbedaan material konduktor mungkin tidak semudah itu terdengar.
Buat kalian yang mengaku audiophile, apakah hasil seperti ini membuat pandangan soal kabel berubah, atau justru semakin yakin bahwa masih ada detail yang belum teruji?
















