AWS re:Invent 2025: Melihat Inovasi Amazon Web Services Selama 2025
Selama tahun 2025, Amazon Web Services (AWS) telah menghadirkan beberapa inovasi untuk perkembangan AI. Dalam acara re:Invent 2025 Recap Media Briefing di Jakarta, Rabu (4/2/2026), Amazon telah membeberkan beberapa terobosan barunya untuk mendorong transformasi digital, termasuk di Indonesia.

Dalam acara tersebut, ASEAN Technology Lead for Strategic Initiatives AWS Joel Garcia memaparkan beberapa inovasi Amazon Web Services di tahun 2025. Salah satunya adalah Frontier Agents, ini adalah Agen AI yang mampu bekerja secara otonom selama berjam-jam tanpa intervensi.
Frontline Agent terdiri dari tiga kategori, yaitu Kiro Autonomus Agent, AWS Security Agent, dan AWS DevOps Agent. Kiro Autonomous Agent bertindak sebagai rekan tim bagi pengembang, menangani tugas-tugas kompleks seperti penanganan bug dan peningkatan kode, terintegrasi dengan alat-alat seperti GitHub, dan Slack.
Beriktunya ada Security Agent. ini membantu pengguna mengirimkan kode sekaligus meninjau kebijakan keamanan secara otonom dan melakukan tinjauan kode. Terakhir ada DevOps Agent, yang dapat membatntu pengembang DevOps menganalisis data, mengidentifikasi masalah, dan membuat rekomendasi atau perbaikan untuk masalah operasional.
Baca Juga: Cegah Gangguan Internet Masal Terulang, AWS-Google “Jalin” Interkoneksi
Selain itu, diperkenalkan pula Amazon Nova 2, sebuah model fondasi multimodal yang menawarkan kemampuan penalaran yang lebih mendalam serta lebih efisien dan lebih hemat biaya dalam skala produksi. Amazon Nova 2 hadir dalam berbagai opsi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
AWS Turut Perkenalkan Chip Trainium 3

Di segi hardware, AWS memperkenalkan Trainium 3, sebuah chip yang dirancang khusus untuk beban kerja GenAI generasi berikutnya. Chip ini tawarkan daya komputasi dua kali lebih besar dan penggunaan daya 40% lebih efisien.
Lalu diperkenalkan pula Trainium 3 Ultra Server, yang di dalamnya terdapat 144 chip Trianium 3. Ini disebut bisa hadirkan kinerja komputasi yang lebih tinggi dan efisien dibandingkan pendahulunya. Dengan inovasi terbarunya ini, Amazon berharap dapat memberikan dampak positif terhadap bisnis yang lebih besar.













