Baterai Ini Pakai Molekul Organik Baru, Bisa Untuk Kapasitas Besar

Reading time:
February 11, 2026

Tim peneliti gabungan dari Université de Montréal dan Concordia University melaporkan terobosan baru di bidang teknologi penyimpanan energi. Tim peneliti tersebut mengembangkan molekul organik bernama AzoBiPy yang diklaim mampu menyimpan energi hingga dua kali lipat dibandingkan material organik sejenis yang digunakan saat ini. Molekul AzoBiPy juga menunjukkan stabilitas yang tinggi dalam pengujian siklus pengisian dan pengosongan daya.

Baterai Molekul AzoBiPy

Dalam publikasi ilmiahnya, tim peneliti menjelaskan bahwa mereka merancang AzoBiPy sebagai alternatif media penyimpanan energi yang lebih aman dibandingkan sistem lithium-ion konvensional. Para peneliti menyebut bahwa struktur kimia AzoBiPy memungkinkan proses transfer dua elektron secara reversibel dalam satu molekul. Proses transfer dua elektron ini secara langsung meningkatkan densitas energi yang dapat disimpan oleh sistem baterai.

Struktur kimia AzoBiPy memungkinkan sistem baterai menyimpan energi lebih besar tanpa menambah ukuran fisik atau kompleksitas desain. Pendekatan desain ini membuat peningkatan kapasitas dapat dicapai tanpa meningkatkan bobot atau volume baterai. Tim peneliti menilai pendekatan ini penting untuk aplikasi penyimpanan energi berskala besar.

Baterai ini Punya Stabilitas Tinggi

Tim peneliti juga menguji stabilitas AzoBiPy dalam pengujian jangka panjang selama 70 hari dengan total 192 siklus pengisian daya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa molekul AzoBiPy mampu mempertahankan hampir 99 persen kapasitas awalnya. Para peneliti mencatat laju degradasi material ini hanya sekitar 0,02 persen per hari.

Baca Juga: Robot Otonom Diklaim Lebih Presisi dari Dokter untuk Operasi Mata?

Selain aspek performa, tim peneliti menyoroti potensi molekul organik sebagai solusi penyimpanan energi yang lebih ramah lingkungan. Para peneliti menyebut bahwa material seperti AzoBiPy dapat diproduksi dari bahan baku yang lebih melimpah dan berpotensi menekan biaya produksi. Pendekatan berbasis molekul organik ini dinilai relevan untuk mendukung kebutuhan baterai kendaraan listrik dan sistem energi terbarukan.

Menurut kalian, apakah baterai berbasis molekul organik seperti AzoBiPy realistis untuk menggantikan teknologi baterai yang digunakan saat ini?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…

Gaming

September 24, 2026 - 0

Dune: Awakening Resmi Hadir di PS5 dan Xbox, Bawa Banyak Update Besar

Dune: Awakening akhirnya resmi hadir di PS5 dan Xbox dengan…
September 24, 2026 - 0

Xbox Umumkan Perubahan Struktur Masif Untuk Studio Gamenya

Xbox kembali lakukan restrukturisasi masif di akhir tahun ini dengan…
September 24, 2026 - 0

FFVII Revelation Dijamin Jalan 4K 60 FPS di PS5 Pro Berkat Dukungan PSSR

Final Fantasy VII Revelation akan manfaatkan secara penuh PSSR di…
September 24, 2026 - 0

LG Hadirkan Teknologi Panel OLED 24,5 Inci 720Hz Untuk Gamer Esports

LG Display meluncurkan panel OLED berukuran 24,5 inci dengan refresh…