Mental Health Coalition Luncurkan Safe Online Standards untuk Lindungi Remaja

Reading time:
February 12, 2026

Mental Health Coalition (MHC) baru saja memperkenalkan Safe Online Standards atau S.O.S. Organisasi ini menyebut S.O.S sebagai sistem rating pertama di dunia yang digerakkan oleh para ahli untuk melindungi kesehatan mental remaja di dunia digital. Menariknya, inisiatif ini mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Discord, Google, YouTube, Meta, TikTok, Pinterest, Roblox, hingga Twitch.

MHC Safe Online Standards (S.O.S)

Apa itu  Safe Online Standards?

MHC menjelaskan bahwa S.O.S menetapkan tolok ukur yang jelas terkait bagaimana media sosial, gim, dan platform digital merancang produk mereka. Standar ini secara khusus menargetkan perlindungan pengguna usia 13 hingga 19 tahun, terutama dari paparan konten bunuh diri dan tindakan melukai diri sendiri. Nantinya, perusahaan yang berpartisipasi akan secara sukarela menyerahkan dokumentasi kebijakan, fitur, serta alat moderasi mereka untuk dievaluasi oleh panel ahli global yang independen.

Meta, TikTok, dan Snap menjadi beberapa platform besar pertama yang mengikuti proses evaluasi ini. Setelah proses penilaian selesai, platform tersebut akan menerima satu dari tiga peringkat yang telah ditetapkan. Peringkat tertinggi dalam sistem ini adalah “Use Carefully” dengan lencana berwarna biru.

Baca Juga: ASUS Luncurkan ROG Strix Aiolos SSD Enclosure, Dukung NVMe M.2 Generasi Berikutnya

Meski terdengar sebagai peringkat tertinggi, kriteria yang ditetapkan MHC tergolong mendasar. Standar tersebut mencakup ketersediaan alat pelaporan yang mudah diakses, pengaturan privasi yang jelas, kontrol orang tua yang mudah digunakan, serta filter yang membantu mengurangi paparan konten berbahaya. Melalui pendekatan ini, MHC berharap platform digital tidak hanya fokus pada pertumbuhan pengguna, tetapi juga pada dampak psikologis yang ditimbulkan. 

Pertanyaannya sekarang, apakah sistem rating seperti ini cukup kuat untuk benar-benar mendorong perubahan nyata di industri teknologi?

Sumber 1 | 2

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…