Souvenir Unik Penanda Buku Terbuat dari PCB
Museum Seni Metropolitan Tokyo, Jepang menghadirkan souvenir yang tak biasa. Bukan gantungan kunci atau kartu pos, museum ini justru menjual penanda buku yang terbuat dari PCB atau papan sirkuit elektronik asli. Unik sekaligus estetik, memadukan seni dengan nuansa teknologi.
Sekilas tampilannya memang mirip jalur tembaga pada papan elektronik pada umumnya. Namun jika diperhatikan lebih dekat, pola jalur tersebut ternyata membentuk peta jalur kereta Tokyo Metro, dengan rute membentang dari Ofuna Station hingga Narita Airport. Ada juga yang punya motif The Great Wave off Kanagawa karya Katsushika Hokusai.
Menariknya, bookmark ini tidak dibuat asal-asalan sebagai gimmick visual semata. Desainnya dirancang menggunakan software yang memang untuk membuat PCB, lalu diproduksi dengan proses manufaktur papan sirkuit sungguhan. Artinya, ini adalah PCB asli dalam ukuran tipis, bukan sekadar replika.
Meski berbahan elektronik, penanda buku ini tetap aman digunakan sehari-hari. Tidak ada komponen aktif, chip, atau aliran listrik di dalamnya, sehingga fungsinya murni sebagai aksesori. Bagian tepinya juga dihaluskan agar tidak merusak halaman buku maupun melukai tangan pengguna.
Souvenir ini menjadi contoh menarik bagaimana teknologi bisa diolah menjadi karya seni dan tentunya bernilai jual. Benda yang biasanya tersembunyi di balik perangkat elektronik kini tampil sebagai objek estetik. Dengan harga sekitar 2.200 yen atau Rp230 ribuan, bookmark PCB ini cocok bagi pecinta buku, teknologi, maupun kolektor barang unik. Berminat?














