Tiongkok Capai Terobosan Besar untuk Efisiensi Baterai Lithium Hingga 90%

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Tiongkok telah berhasil melakukan terobosan terbaru dalam industri lithium yang biasanya digunakan untuk baterai sebagian besar elektronik dan kendaraan listrik. Menurut laporan dari China Daily, fasilitas di Tiongkok telah dibangun untuk menggunakan air garam danau sebagai sumber daya lithium.
Dari laporan yang sama, fasilitas yang dimaksud dibangun oleh Qinghai CITIC Guoan Technology Development Co., Ltd. di provinsi Qinghai, Tiongkok. Fasilitas ini telah mengoperasikan lini produksi 20.000 ton pertama di dunia yang menggunakan teknologi baru guna melakukan ekstraksi lithium dari air garam tambak.
Keberhasilan produksi ini secara signifikan akan meningkatkan tingkat pemanfaatan komprehensif sumber daya litium tambak garam di Tiongkok dan memperpanjang masa pengembangan yang layak, serta meningkatkan efisiensi dan berkelanjutan dalam pengolahan lithium hingga 90%.
Teknologi baru yang dipatenkan ini memiliki tingkat ekstraksi tahap awal melonjak dari rata-rata 50% menjadi lebih dari 78%, dan karena total keberhasilan produksinya bisa meningkat hingga 90% lebih, maka metode ini akan mempersingkat waktu produksi yang dibutuhkan untuk menghasilkan lithium karbonat berkualitas untuk baterai.
Menariknya, pemrosesan yang dipercepat ini tidak mengganggu ekstraksi simultan sumber daya terkait seperti boron dan kalium. Lini produksi baru ini juga bisa memaksimalkan jenis sumber daya yang melimpah di Tiongkok tetapi secara historis sulit untuk dieksploitasi secara efisien karena tingkat loss tinggi karena teknologi lama mengandalkan penguapan matahari tradisional di tambak garam.
(sumber)

















