AS Larang Penggunaan Router Buatan Luar Negeri

Author
Irham
Reading time:
March 26, 2026

Pemerintah Amerika Serikat mulai memperketat pengawasan terhadap perangkat yang selama ini dianggap sepele, yaitu router internet rumahan. Lewat aturan baru pemerintah AS ini, perangkat ini kini masuk kategori berisiko tinggi dari sisi keamanan nasional.

AS banned router luar negeri

Federal Communications Commission (FCC) resmi memasukkan router konsumen buatan luar negeri ke dalam daftar perangkat yang tidak dianggap aman untuk digunakan tanpa pengawasan tambahan. Dampaknya langsung terasa, yaitu semua model router baru yang diproduksi di luar AS tidak lagi bisa bebas masuk ke pasar.

Mulai Berlaku Untuk Produk Router Baru

Pengguna yang sudah punya router dari brand luar negeri masih bisa memakainya seperti biasa. Yang berubah adalah untuk produk baru, yang kini harus melalui proses persetujuan lebih ketat sebelum bisa dijual di Amerika.

Alasan di balik kebijakan ini cukup serius. FCC menilai router menjadi salah satu titik masuk paling rentan dalam jaringan internet. Perangkat ini terhubung langsung ke berbagai device di rumah atau kantor, sehingga celah kecil saja bisa dimanfaatkan untuk akses ilegal, pencurian data, sampai gangguan jaringan yang lebih luas.

Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Dalam dua tahun terakhir, beberapa serangan siber besar disebut melibatkan akses ke router, termasuk operasi yang dikenal sebagai Volt, Flax, dan Salt Typhoon. Investigasi pemerintah AS mengaitkan serangan tersebut dengan aktor yang punya hubungan dengan China.

Nama TP-Link sempat ikut jadi sorotan karena produknya sangat populer di pasar Amerika, terutama di platform seperti Amazon. Walau tidak secara langsung dilarang, posisi brand seperti ini jadi lebih sulit untuk merilis produk baru.

Baca Juga: Beli RAM, Gratis Prosesor Intel Core 9 285K, Kok Bisa? • Jagat Review

Yang menarik, kondisi pasar router saat ini memang sangat bergantung pada produksi luar negeri. Bahkan brand asal Amerika seperti Netgear juga memproduksi perangkatnya di luar AS. Artinya, aturan ini tidak hanya berdampak ke perusahaan asing, tetapi juga brand lokal.

Setiap produsen yang ingin tetap masuk ke pasar AS kini harus membuka informasi soal kepemilikan dan potensi pengaruh asing, sekaligus menyusun rencana produksi di dalam negeri jika ingin mendapat persetujuan.

Di sisi lain, opsi router yang benar-benar dibuat di Amerika masih sangat terbatas. Salah satu contoh datang dari SpaceX lewat perangkat Starlink yang diproduksi di Texas, tetapi pilihan seperti ini belum banyak tersedia di pasar umum.

FCC masih membuka kemungkinan pengecualian lewat lembaga seperti Departemen Pertahanan atau Keamanan Dalam Negeri, tetapi hingga sekarang belum ada daftar perangkat yang benar-benar mendapat lampu hijau.

Sepertinya kebijakan ini juga bakal merambah lebih luas dari sekadar soal router. Pengawasan terhadap perangkat jaringan jadi semakin ketat, dan dampaknya bisa merembet ke harga, ketersediaan produk, sampai pilihan yang dimiliki pengguna di pasar.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…