Youtuber Ini Manfaatkan Baterai Vape Bekas untuk Mobil Listrik

Author
Irham
Reading time:
March 9, 2026

Eksperimen unik datang dari YouTuber teknologi Chris Doel. Ia mencoba memanfaatkan baterai bekas dari ratusan vape sekali pakai  untuk menggerakkan sebuah mobil listrik tua.

Proyek tersebut berawal dari kegelisahannya melihat banyaknya vape sekali pakai yang dibuang begitu saja. Ia menyebut jumlahnya bisa mencapai sekitar satu juta unit per hari di Inggris. Padahal di dalamnya masih terdapat baterai lithium yang masih bisa dimanfaatkan.

Baterai bekas Vape untuk mobil listrik

Eksperimen Baterai Vape Bekas untuk Mobil Listrik

Ia kemudian memindahkan rangkaian sekitar 500 baterai vape ke dalam casing aluminium dan menghubungkannya ke mobil listrik lama, yaitu REVA G-Wiz. Mobil kota kecil dari awal 2000-an ini dipilih karena spesifikasinya cukup sederhana.

baterai vape bekas

G-Wiz awalnya memakai baterai timbal 48V. Tegangan itu ternyata cukup cocok dengan sistem baterai vape yang menghasilkan sekitar 50V. Bobot mobil yang hanya sekitar 400 kilogram juga membuatnya tidak membutuhkan tenaga terlalu besar.

Namun ada satu kendala. Mobil ini bisa menarik arus hingga sekitar 350A saat dipacu penuh, sementara rangkaian baterai vape yang ia buat hanya aman hingga sekitar 120A. Doel kemudian mengubah pengaturan inverter agar mobil tidak menarik daya terlalu besar.

baterai vape bekas

Setelah instalasi selesai, mobil akhirnya diuji di jalan. Awalnya Doel menjalankannya dengan sangat hati-hati sambil memantau kondisi baterai lewat smartphone. Sensor suhu dan arus terus dipantau untuk memastikan semuanya tetap aman.

Baca Juga: Harga RAM Terus Naik, Tengkulak Pakai Bot untuk Pantau Harga dan Stok Setiap Detik • Jagat Review

Bisa Tempuh Perjalanan 28 Km

Dalam uji jalan tersebut, mobil mampu mencapai kecepatan sekitar 35 mph. Sistem regenerative braking juga tetap berfungsi dan mampu mengembalikan sekitar 10A ke baterai saat deselerasi.

Mobil bahkan diajak berkeliling kota, mulai dari drive-thru restoran cepat saji sampai toko perkakas. Tantangan terbesar muncul saat melewati tanjakan yang membuat konsumsi arus melonjak hingga sekitar 150A sesaat.

Pada akhirnya mobil listrik ini berhasil menempuh sekitar 18 mil atau sekitar  28,9 km. Sebelum salah satu bank baterai berhenti bekerja. Suhu baterai selama pengujian tercatat cukup rendah, sekitar 19 derajat Celsius karena pengujian dilakukan saat musim dingin di Inggris.

Eksperimen ini juga menghasilkan keunikan lain. Karena sistem baterainya dirancang ulang, mobil tersebut bisa diisi ulang menggunakan charger USB-C, sesuatu yang hampir tidak pernah terlihat pada mobil listrik.

Doel sebelumnya juga pernah mengumpulkan ratusan baterai vape bekas untuk membuat powerwall rumahan. Sistem itu bahkan cukup untuk membuat bengkelnya berjalan off-grid. Dari situ muncul ide berikutnya, membawa baterai tersebut ke proyek yang lebih menantang.

Di akhir videonya, Doel bahkan menambahkan sentuhan humor dengan memasang “vape exhaust” di bagian belakang mobil. Sebuah pengingat bahwa limbah elektronik kecil seperti vape ternyata masih punya potensi jika dimanfaatkan dengan cara kreatif.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…