Beli RAM, Gratis Prosesor Intel Core 9 285K, Kok Bisa?
Beli RAM, gratis prosesor. Kedengarannya seperti promo yang hampir tidak masuk akal, tapi itu kalau kalian mendengarnya 2 atau 3 tahun lalu. Dan kini, promo tersebut benar-benar jadi kenyataan, lantaran harga RAM yang belakangan sudah naik berkali-kali lipat.
Ya, sebuah promo dari Newegg sempat menarik perhatian karena menawarkan paket tidak biasa. Pembeli RAM 64GB G.Skill Ripjaws DDR5 langsung mendapat prosesor Intel Core 9 285K secara gratis.

Tentunya ini terlihat seperti promo yang sangat menguntungkan. Core 9 285K sendiri merupakan prosesor kelas atas dengan 8 core dan 16 thread, dan harga retail-nya mendekati 600 dolar AS atau sekitar Rp9,5 jutaan.
Harga RAM Sekarang Lebih Mahal dari Prosesor
Tapi sebenarnya masalahnya ada di harga RAM itu sendiri. Kit 64GB tersebut dijual di angka 885 dolar AS, atau sekitar Rp14,9 jutaan. Angka ini jauh dari kata wajar jika dibandingkan harga RAM dengan spesifikasi serupa pada 2024 yang hanya sekitar 164 dolar AS atau Rp2,6 jutaan.
Artinya, kenaikan harga sudah lebih dari lima kali lipat. Jadi meskipun prosesor diberikan “gratis”, pembeli sebenarnya tetap membayar mahal di sisi lain. Harga modal RAM tersebut mungkin diambil dari harga sebelumnya, sehingga bisa dibundling dengan prosesor tersebut, dan masih tetap untung.
Baca Juga: Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian! • Jagat Review
Situasi ini mencerminkan kondisi pasar komponen PC saat ini. Permintaan tinggi dan pasokan yang terbatas membuat harga melonjak, dan retailer mulai mencari cara kreatif agar produk tetap terlihat menarik. Bundle seperti ini jadi salah satu caranya.
Sayangnya, promo tersebut tidak bertahan lama. Statusnya memang terbatas, dan sekarang sudah tidak tersedia lagi. Halaman produk di situs retail tersebut kini hanya menawarkan bonus software, tanpa hardware tambahan.
Tentu jadi pertanyaan kita, kalau harga RAM saja sudah setinggi ini sampai harus “ditemani” prosesor gratis, bagaimana kira-kira pergerakan industri PC di waktu mendatang?














