Penjualan BYD Naik 3 Kali Lipat Di Tengah Perkembangan Pesat Mobil Listrik di Indonesia
BYD – produsen mobil asal China – mengungkapkan kenaikan penjualan mobil listrik hingga 3 kali lipat di Indonesia dalam setahun terakhir. Pasar mobil listrik di Tanah Air memang sedang tinggi-tingginya saat ini dengan penetrasi mencapai 15 persen secara nasional dan khususnya wilayah Jabodetabek tembus 25 persen.
Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Indonesia, mengatakan dalam sesi Media Gathering di Jakarta bahwa sekarang ini mobil listrik bukan lagi menjadi segmen niche (terbatas) di industri otomotif. Mobil listrik diklaim sudah menjadi tren utama sebagai bagian dari transformasi dari mobil bensin menuju mobil yang lebih berkelanjutan.
Penetrasi mobil listrik dari tahun ke tahun semakin tinggi dengan kini mencapai 15% secara nasional. Angka ini sudah 7 kali lipat dibandingkan keadaan 2023 lalu. Ini berarti dari setiap 4 kendaraan baru yang terjual (mobil/motor), satu unitnya adalah mobil listrik dan BYD menjadi salah satu kontributor utama pada pertumbuhan ini.
Sejak masuk ke pasar mobil listrik di Indonesia pada 2024, BYD memang langsung agresif menghadirkan solusi mobilitas yang tidak hanya canggih tapi juga sangat kompetitif secara harga. BYD-pun berhasil mencatatkan pertumbuhan 3 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan selama periode Januari-Februari 2026 ada lebih dari 10.000 unit mobil listrik terjual.
Ke depan, BYD Indonesia ingin terus memainkan peran krusial dalam mempercepat transisi mobil listrik di Tanah Air serta menghadirkan teknologi-teknologi canggih mereka. Salah satu yang bakal hadir adalah teknologi baterai Blade Battery 2.0 dengan daya tahan tinggi serta teknolgi pengisian daya cepat Flash Charging.



















