Dari Datacenter hingga Talenta Digital, Microsoft Paparkan Peta AI di Indonesia
Jakarta, 4 Maret 2026 – Dalam acara iftar Ramadan yang digelar bersama LazisNU di Jakarta, Microsoft juga turut memaparkan perkembangan ekosistem kecerdasan buatan atau AI di Indonesia . Dalam kesempatan tersebut, Microsoft membagikan gambaran mengenai perkembangan infrastruktur cloud, pemanfaatan AI di perusahaan lokal, hingga pengembangan talenta digital di tanah air.

Infrastruktur Datacenter dan Energi Terbarukan
Pemaparan tersebut juga menyinggung operasional datacenter Microsoft di Indonesia yang menjadi fondasi layanan cloud dan AI perusahaan. Kegiatan tur datacenter pada 2026 disebut turut dihadiri perwakilan pemerintah serta Noelle Walsh, President of Microsoft Cloud Operations + Innovation.
Selain infrastruktur, Microsoft juga menyoroti upaya menjaga keberlanjutan operasional datacenter. Microsoft Indonesia bekerja sama dengan PLN selama 10 tahun untuk memasok sekitar 200 MW energi terbarukan melalui program Green Energy as a Service (GEAS). Energi tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan listrik datacenter yang terus meningkat seiring berkembangnya layanan cloud dan AI.

Contoh Implementasi AI Microsoft di Industri
Microsoft juga membagikan contoh penerapan AI di perusahaan teknologi Indonesia melalui kolaborasi dengan platform dompet digital DANA. Sejak 2024, DANA mulai mengintegrasikan AI ke berbagai proses internal.
Tim engineering DANA memanfaatkan GitHub Copilot untuk membantu proses pengembangan aplikasi. Pemanfaatan alat berbasis AI ini membantu meningkatkan kualitas dan kecepatan pengembangan software, dengan tingkat adopsi AI di internal tim mencapai sekitar 25 hingga 30 persen.
Baca Juga: Microsoft Elevate Gandeng LazisNU Bawa Pelatihan AI ke Lingkungan Pendidikan • Jagat Review
DANA juga menerapkan agentic AI pada asisten virtual DIANA. Implementasi ini pada 2025 disebut mampu meningkatkan produktivitas operasional hingga 57 persen. Tingkat kepuasan pelanggan naik sekitar 13 persen, sementara waktu penyelesaian layanan menjadi sekitar 10 persen lebih cepat.

Program Pengembangan Talenta AI
Di sisi lain, Microsoft juga menaruh perhatian pada pengembangan talenta digital sebagai bagian penting dari ekosistem AI nasional. Program Microsoft Elevate menjadi salah satu inisiatif yang digencarkan untuk memperluas pemahaman dan pemanfaatan teknologi AI di Indonesia.
Sejak diluncurkan pada Desember 2024, program ini disebut telah menjangkau lebih dari 1,5 juta peserta. Microsoft juga menargetkan terciptanya sekitar 500 ribu talenta bersertifikasi AI pada 2026. Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengajar, pemimpin komunitas, hingga organisasi non-profit, agar adopsi AI bisa menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bagaimana pengembangan ekosistem AI di Indonesia tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga infrastruktur energi, kolaborasi industri, serta kesiapan sumber daya manusia. Perkembangan ini membuat menarik untuk melihat bagaimana AI akan semakin digunakan di berbagai sektor dalam beberapa tahun ke depan.
















