Pixelpaw Labs Kenalkan Mouse Modular Yang Bisa Jadi Kontroler
Startup hardware Pixelpaw Labs memperkenalkan sebuah mouse baru dengan desain modular bernama Phase. Perusahaan merancang perangkat ini agar dapat berfungsi sebagai mouse sekaligus controller. Konsep tersebut memungkinkan pengguna berpindah dari aktivitas produktivitas di PC ke sesi bermain game menggunakan perangkat yang sama.

Desain Mouse Modular Pixelpaw Labs
Mereka merancang Phase dengan bodi yang dapat terbelah menjadi dua bagian. Saat dipisahkan, perangkat ini berubah menjadi sepasang controller yang sekilas mengingatkan kita dengan Joy-Con milik Nintendo Switch. Menariknya, setiap sisi dilengkapi kontrol yang cukup lengkap, mulai dari analog stick, D-pad, bumper button, hingga tombol aksi ABXY.
Saat kedua bagian disatukan kembali, perangkat ini akan berfungsi seperti mouse pada umumnya. Pixelpaw membekali Phase dengan sensor optik yang memiliki sensitivitas hingga 16.000 DPI. Selain itu, perusahaan juga menyematkan sistem bernama Layers yang memungkinkan satu tombol memiliki lebih dari satu fungsi sesuai konfigurasi pengguna.
Baca Juga: SK Hynix Berhasil Kembangkan LPDDR6, Siap Dukung Era Smartphone AI
Namun karena hadir dengan desain modular, ini membuat Phase tidak menggunakan scroll wheel konvensional seperti mouse lainnya. Sebagai gantinya, Pixelpaw menempatkan fitur touch scrolling di permukaan tombol kiri mouse. Melalui fitur ini, kita dapat menggeser jari di area tersebut untuk melakukan scrolling.
Untuk urusan konektivitas, Phase mendukung beberapa opsi seperti Bluetooth dan koneksi nirkabel 2.4 GHz melalui dongle. Perangkat ini juga dirancang kompatibel dengan berbagai sistem operasi, mulai dari Windows, macOS, Linux, Android, hingga iOS. Selain itu, Pixelpaw Labs juga menyebut sedang mengembangkan docking untuk smartphone bernama Phase Grip.
Pixelpaw Labs berencana memasarkan Phase melalui kampanye crowdfunding di Kickstarter. Perusahaan memperkirakan harga perangkat ini di kisaran $159, sementara paket dengan aksesori Phase Grip diperkirakan mencapai $188. Menurut kalian, apakah konsep mouse yang bisa berubah menjadi controller seperti ini menarik untuk digunakan sehari-hari?

















