Review Acer Swift X 14 AI 2026: Tipis, Ringan, Kenceng Buat Gaming, Editing Video dan Desain 3D!
Bodi

Form Factor
- Clamshell atau laptop klasik

Material
- Keseluruhan bodinya menggunakan material Aluminum yang membuat laptopnya terasa mewah, kokoh tapi bisa tetap ringan
Warna
- Titanium Grey
Desain


- Desain simpel nan modern khas laptop seri Swift.
- Desain seperti ini membuat laptopnya terkesan profesional saat digunakan untuk acara formal seperti kerja kantoran, atau meeting dengan klien.
- Di bagian cover atas terdapat logo Acer Swift berukuran kecil, yang menyatu dengan keseluruhan estetika laptopnya.
- Laptop ini juga diklaim sudah lolos uji standar ketahanan militer MIL-STD-810H.
Dimensi

- Panjang – 32.2 CM
- Lebar – 22.8 CM
- Tebal – 1.79 CM
- Keren nih, laptop mungil kaya gini tapi hardware-nya kenceng,
Bobot
- Laptop – 1.56 Kilogram
- Charger – 256 Gram
- Total – 1.82 Kilogram
Display

- Panel OLED
- Ukuran 14 inci.
- Resolusi 3K, atau lebih tepatnya di 2880×1800 piksel
- Jadi Aspect Ratio-nya sudah 16:10
- Refresh rate di 120 Hz, mirip laptop gaming nih.
- Menurut Acer, color gamutnya ada di 100% DCI-P3.
- Berdasarkan pengujian kami:
- Tingkat kecerahan maksimum di mode SDR mencapai 395 nits, dan
- Untuk mode HDR mampu mencapai 524 nits.
- Gamut Coverage-nya ada di 99.3% DCI-P3, dan
- Gamut Volume-nya mencapai 122.7% DCI-P3.
- Jadi ini sudah sesuai dengan klaim acer.
- Apalagi layarnya sudah disertifikasi Eyesafe 2.0 dan Calman Verified dan VESA DisplayHDR True Black 500, jadi cocok dan nyaman dipakai buat nonton sampai content creation kelas profesional.
- Kalau gamut warnanya dirasa terlalu luas, kita bisa ubah profil warna melalui software Acer Chroma Tune dengan beberapa opsi, seperti:
- Display P3 – ini profil defaultnya,
- sRGB,
- Adobe RGB, dan
- User.
- Kita coba tes di mode sRGB dan hasilnya:
- Gamut Coverage ada di 98.9% sRGB, dan
- Gamut Volume di 103.7% sRGB.
- Jadi aman ya, udah ga seluas tadi warnanya.
- Layar ini sudah mendukung touchscreen, tapi hanya digunakan dengan jari ya, bukan dengan stylus.
- Jadi kalau mau dipakai buat scrolling dokumen, udah enak nih, bisa pake jari.


- Layar ini juga bisa dibuka hingga 180 derajat ya, jadi memudahkan kita saat ingin menampilkan isi layar ke lawan bicara, dan mengurangi resiko engsel patah saat layar tidak sengaja terdorong
- Bingkai layar kanan-kiri terlihat sangat tipis.
- Kalau bingkai atas memang sedikit agak tebal, karena ada kamera di area tersebut.
Kamera dan Mikrofon

- Masuk ke kamera, laptop ini menggunakan kamera resolusi 1080p 30fps dengan fitur Infra Red.
- Tentunya karena pakai NPU, laptop ini sudah mendukung berbegai fitur Windows Studio Effect seperti Background Blur, Eye Contact dan Auto-Framing.
- Webcam ini juga dilengkapi dengan fitur Acer Light Sensing, sebuah sensor cahaya yang terletak di dekat webcam, untuk menyesuaikan brightness layar dengan kondisi pencahayaan di lingkungan sekitar.
- Untuk mikrofon terletak di samping kanan-kiri webcam, tapi agak tersamar ya, jadi tidak mengurangi estetika layarnya.
- Di bodi laptop yang mengarah ke pengguna juga terlihat ada setitik lubang mikrofon, yang membantu fitur Noise Cancelling dari laptop ini.
Audio

- Laptop ini memiliki dua buah speaker yang terletak di sisi kanan-kiri, mengarah ke alas laptop.
- Terdapat software DTS:X Ultra untuk mengubah preset suara dan equalizer.
- Suara speakernya tergolong sangat lantang ya, apalagi mengingat bahwa ini adalah laptop tipis dan ringan.
- Dan untuk kualitas suaranya sendiri terasa sangat mantap, detailnya rapi, mid dan high-nya terdengar jelas tanpa terasa melengking.
- Bass juga masih terasa meskipun bukan yang nendang gitu.
- Intinya udah oke banget lah speakernya kalau mau dipakai buat main game, nonton, atau dengerin musik yang memang dominan vokal.
Konektor

- Kiri
- 1x HDMI 2.1
- 1x USB 3.2
- 2x Thunderbolt 4 yang mendukung berbagai penggunaan perangkat Thunderbolt.
- Konektor ini juga digunakan sebagai port charging secara default.

- Kanan
- 1x Kensington Lock Slot
- 1x USB 3.2
- 1x Audio Jack Combo 3.5mm
- 1x microSD Slot
Keyboard

- Untuk keyboard menggunakan keyboard chiclet dengan layout khas seri Swift.
- Ukuran tombolnya terasa mantap dan memuaskan.
- Saat digunakan untuk mengetik tombolnya tergolong silent, empuk dan sangat nyaman.
- Untuk tombol navigasi seperti page up, page down, home dan end menyatu dengan tombol anak panah.
- Dan tombol panah atas dan bawah punya ukuran setengah dari tombol lainnya.
- Disini kita juga bisa menemukan tombol khusus untuk membuka software AcerSense.
- Selain itu juga ada tombol “Acer My Key” yang dapat digunakan sebagai shortcut dengan fungsi yang dapat kita atur.
- Contohnya, kita bisa gunakan tombol ini untuk membuka software, membuka file, hingga membuka halaman website dengan satu tombol.
- Fungsi tombol ini dapat kita atur melalui software Acer My Key.
- Untuk tombol power sudah menyatu dengan layout keyboard, di pojok kanan atas.
- Tapi tenang, karena laptopnya ga akan langsung mati saat kita ga sengaja tekan tombol ini.
- Tentunya keyboard ini sudah dilengkapi dengan backlit putih yang punya dua tingkat kecerahan.
- Tingkat kecerahan dapat diatur dengan tombol F11
Touchpad

- Masuk ke touchpad, ini punya ukuran yang cukup memuaskan untuk sebuah laptop thin and light seperti ini.
- Menariknya, touchpad ini juga sudah menggunakan Haptic Touchpad, jadi beneran terasa mewah dan premium.
- Touchpad ini juga mendukung penggunaan stylus pen dengan protokol MPP 2.5.
- Tapi memang belum disediakan stylus pen di dalam paket penjualannya.
- Tentunya sudah mendukung Windows Precision Driver ya…
Sistem Keamanan

- Seperti yang sudah disebutkan tadi, laptop ini memiliki sistem keamanan biometrik berupa infra red sensor yang mendukung Windows Hello.
- Jadi kita bisa login Windows dengan cepat, tanpa perlu mengetik password.
Sistem Pendingin

- Acer Swift X AI ini menggunakan sistem pendingin aktif yang terdiri dari dua buah kipas dan dua buah heatpipe.
- Intake dari bawah, dan exhaust ke arah belakang.
Simak pembahasan lengkapnya di video berikut ini:
Tags:
Daftar Isi
Load Comments
















