Sony Luncurkan Sensor Kamera CMOS IMX 908 Untuk Kamera Keamanan

Author
Irham
Reading time:
March 19, 2026

Sony kembali memperluas lini sensor kameranya, tetapi kali ini bukan untuk smartphone atau kamera mirrorless. Perusahaan asal Jepang tersebut memperkenalkan IMX908, sensor CMOS baru yang difokuskan untuk kamera keamanan dengan kebutuhan gambar yang lebih presisi.

Sensor ini membawa resolusi 4K dengan 8,4 MP efektif, namun angka resolusi bukan hal utama yang ditonjolkan. Sony justru menaruh perhatian pada kemampuan menangani kondisi pencahayaan ekstrem, seperti backlight kuat, bayangan gelap, dan objek yang bergerak dalam satu frame.

Sony Starvis 3 CMOS IMX908

IMX908 memakai piksel LOFIC berukuran 1,45 µm, yang diklaim sebagai yang terkecil di kelasnya. Di sisi lain, sensor ini tetap mampu menghadirkan dynamic range hingga 96 dB hanya dari satu exposure. Ini  berbeda dari HDR konvensional yang menggabungkan beberapa exposure, yang sering memunculkan artefak saat ada gerakan.

Penggunaan single-exposure HDR jadi kunci di sini. Dalam skenario pengawasan, objek seperti orang atau kendaraan yang bergerak cepat sering membuat hasil multi-exposure terlihat kurang bersih. Dengan satu exposure, detail tetap terjaga tanpa efek ghosting yang mengganggu proses identifikasi.

Fitur Unggulan Sony IMX908

Sony juga membekali sensor ini dengan teknologi STARVIS 3. Perusahaan menyebut performa low-light meningkat sekitar 27 persen dibanding generasi sebelumnya, sekaligus membawa kapasitas saturated charge yang jauh lebih tinggi. Hasilnya, detail di area terang dan gelap bisa tetap terbaca lebih konsisten.

Dari sisi spesifikasi, IMX908 mendukung perekaman hingga 90 fps pada 10-bit dan 60 fps pada 12-bit. Sensor ini juga membawa berbagai mode HDR seperti Clear HDR, Hybrid HDR, hingga varian DOL, memberi fleksibilitas untuk berbagai skenario pengawasan.

Baca Juga: DLSS 5 Hadirkan AI yang Bikin Visual Game Makin Realistis, Tapi… • Jagat Review

Sony menargetkan sensor ini untuk kamera keamanan di ruang publik, gedung, hingga sistem monitoring berbasis AI, di mana kualitas gambar punya peran besar dalam akurasi deteksi.

Sampel IMX908-AQR1 dijadwalkan mulai dikirim pada akhir Maret 2026. Menariknya, arah pengembangan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas gambar untuk kebutuhan AI dan surveillance mulai jadi fokus yang tidak kalah penting dibanding kamera konsumen.

Menurut kalian apakah teknologi kamera keamanan memang butuh sensor kualitas kamera profesional, dan seperti apa kira-kira perkembangannya dalam beberapa tahun ke depan?

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…