ASUS Umumkan Dukungan Intel Core ULTRA 200S Plus Series Untuk Motherboard W880, Z890, Q870, B860 dan H810
ASUS mengumumkan dukungan penuh untuk prosesor terbaru Intel Core Ultra 200S Plus Series di seluruh jajaran motherboard berbasis chipset Intel 800 series. Dukungan ini mencakup lini W880, Z890, Q870, B860, hingga H810, sehingga pengguna punya fleksibilitas lebih luas untuk merakit atau meng-upgrade sistem desktop terbaru berbasis platform Intel.
Dukungan tersebut hadir melalui pembaruan BIOS yang membawa peningkatan kompatibilitas sekaligus stabilitas sistem. ASUS juga menyertakan peningkatan pada sisi tuning performa, yang memungkinkan pengguna memaksimalkan potensi prosesor dengan lebih presisi, baik untuk kebutuhan gaming maupun beban kerja produktivitas.
Baca Juga: NVIDIA Rilis DLSS 4.5 Dynamic Multi Frame Generation dan 6X Multi Frame Generation • Jagat Review
Seluruh segmen motherboard ASUS ikut mendapatkan pembaruan ini, mulai dari seri workstation Pro WS, lini enthusiast ROG dan ROG Strix, TUF Gaming yang dikenal tangguh, ProArt untuk kreator, hingga ASUS Prime untuk penggunaan umum. Dengan cakupan yang luas, pengguna tidak perlu berpindah platform untuk merasakan peningkatan performa dari generasi prosesor terbaru.
Platform Intel 800 series sendiri membawa sejumlah peningkatan yang berfokus pada efisiensi dan respons sistem. Dengan dukungan penuh dari ASUS, pengguna dapat memanfaatkan latensi yang lebih rendah serta ruang tuning yang lebih luas, terutama bagi yang ingin melakukan overclocking atau sekadar mengoptimalkan performa harian.
Di sisi lain, motherboard flagship seperti ROG Maximus Z890 Apex tetap menjadi sorotan untuk skenario ekstrem. Model ini sejak awal dirancang untuk overclocking tingkat tinggi dan dikenal mampu menembus berbagai rekor benchmark global, berkat kombinasi desain hardware yang matang dan optimasi BIOS yang agresif.
Dengan ekosistem yang sudah siap dari sisi motherboard dan firmware, pengguna kini tinggal menentukan konfigurasi yang sesuai kebutuhan. Menarik untuk melihat apakah peningkatan ini benar-benar terasa signifikan dalam penggunaan nyata, terutama saat dipakai untuk workload berat atau gaming kompetitif.



















