Control Panel Bakal Mulai Dihilangkan di Windows 11!
Perubahan di Windows 11 kembali menyentuh bagian yang mungkin sudah jadi kebiasaan lama pengguna. Control Panel yang selama ini jadi pusat pengaturan klasik, kabarnya mulai bakal dipensiunkan secara bertahap. Microsoft kini sedang memindahkan fungsinya ke Settings app yang tampil lebih modern.
Informasi ini disampaikan oleh March Rogers yang memimpin desain pengalaman pengguna di Windows. Ia menjelaskan bahwa timnya sedang memindahkan seluruh kontrol lama dari Control Panel ke Settings. Proses ini tidak dilakukan cepat karena banyak komponen yang masih terhubung dengan driver perangkat.
Baca Juga: NVIDIA Pamer Teknologi Neural Compression, Konsumsi VRAM dari 6,5GB Jadi 970MB! • Jagat Review
Secara teknis, Control Panel hanyalah shell klasik bernama control.exe. Di dalamnya ada berbagai modul dengan ekstensi .cpl yang dibuat oleh software maupun driver perangkat. Struktur ini sudah digunakan sejak era Windows lama dan masih bertahan sampai sekarang.
Sementara itu, Settings app dibangun di atas Universal Windows Platform dan kini mengikuti arsitektur WinUI 3. Tampilan dan navigasinya dibuat lebih konsisten dengan bahasa desain Fluent yang digunakan di Windows 11. Ini membuat pengalaman pengaturan terasa lebih seragam dibandingkan Control Panel yang tampil campur aduk.
Banyak Fitur yang Masih Bergantung Pada Control Panel
Meski begitu, masih ada skenario yang bergantung pada menu control panel. Perangkat seperti printer dan adapter jaringan jadi perhatian utama dalam proses ini. Banyak driver masih bergantung pada modul lama berbasis Win32 yang berjalan di dalam Control Panel. Jika dipindahkan sembarangan, ada risiko fitur penting tidak berjalan dengan baik di sistem.
Microsoft juga mulai mendorong developer besar untuk beralih dari Win32 ke platform yang lebih modern. Salah satu contoh yang cukup terlihat datang dari Apple Music yang sebelumnya masih berbasis Win32. Aplikasi itu sekarang menggunakan frontend UWP dengan backend service yang lebih ringan.
Di perangkat dengan prosesor hybrid dari Intel, perubahan ini juga membawa dampak teknis. Backend aplikasi bisa berjalan di E-core meskipun aplikasi sedang aktif di layar. Hal ini membantu menjaga performa tetap stabil, terutama untuk penggunaan seperti audio resolusi tinggi.
Control Panel memang masih ada di Windows 11 saat ini. Namun porsinya terus dikurangi seiring lebih banyak fitur dipindahkan ke Settings. Kalau nanti benar-benar hilang, kalian bakal merasa kehilangan atau memang menurut kalian sudah saatnya semua pindah ke menu Settings?












