Direct Release: Alibaba Pertahankan Posisi sebagai Penyedia Cloud Terbesar di Asia Pasifik berdasarkan Pendapatan, dengan Pangsa Pasar yang Terus Meningkat
Hangzhou, Cina, 23 April 2026 — Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, kembali diakui sebagai penyedia Infrastructure-as-a-Service (IaaS) terbesar di Asia Pasifik berdasarkan pendapatan. Pangsa pasar Alibaba Cloud di kawasan ini meningkat menjadi 22,5% pada 2025 dibandingkan dengan 20,8% pada 2024, berdasarkan laporan terbaru Gartner®, Market Share: IaaS, Worldwide, 2025, yang dirilis pada 10 April 2026.
Kinerja Alibaba Cloud di Asia Pasifik mencerminkan investasi berkelanjutan perusahaan dalam infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI, serta komitmennya dalam memenuhi kebutuhan AI perusahaan yang terus berkembang di kawasan ini. Pertumbuhan pangsa pasar secara tahunan ini juga menunjukkan kepercayaan pelanggan di Asia Pasifik terhadap Alibaba Cloud sebagai mitra cloud pilihan.

Grafik dibuat oleh Alibaba berdasarkan riset Gartner.
Sumber: Gartner, Market Share: IaaS, Worldwide, 2025, 10 April 2026
“Peningkatan pangsa pasar kami di Asia Pasifik dan global mencerminkan penerapan strategi cloud berbasis AI-native dan agent-native, serta fokus berkelanjutan kami dalam memberikan nilai bagi pelanggan,” jelas Dr. Li Feifei, Chief Technology Officer, Alibaba Cloud. “Banyak perusahaan membahas infrastruktur AI, layanan model, dan arsitektur agentic. Data menunjukkan bahwa pelanggan di kawasan ini benar-benar menentukan pilihan mereka, dan mereka memilih Alibaba Cloud. Kepercayaan ini dibangun melalui investasi jangka panjang dalam menyiapkan kapasitas sebelum permintaan tumbuh.”
Momentum pertumbuhan Alibaba Cloud terlihat di sejumlah pasar utama, di mana perusahaan mempertahankan posisi terdepan berdasarkan pendapatan di Tiongkok Daratan dan Hong Kong, serta menempati posisi kedua di Malaysia dan Indonesia. Di Singapura, Alibaba Cloud naik ke posisi ketiga dan menjadi satu-satunya pemain global utama yang mencatat pertumbuhan tahunan hingga tiga digit (YoY). Pencapaian ini menegaskan akselerasi pertumbuhan perusahaan di salah satu pasar cloud paling kompetitif di Asia Pasifik.
Secara global, Alibaba Cloud juga menempati peringkat keempat sebagai penyedia IaaS terbesar di dunia berdasarkan pendapatan pada 2025, dengan pangsa pasar meningkat menjadi 7,7% dari 7,2% pada 2024.
Dikutip dari laporan Gartner, pertumbuhan pasar IaaS semakin pesat pada 2025, dengan tambahan pendapatan sebesar US$45 miliar dan tingkat pertumbuhan mencapai 24,3%. Dibandingkan 2024, penggunaan AI-native workloads menjadi pendorong utama permintaan baru. Hal ini mendorong hyperscaler dan penyedia neocloud mencatat peningkatan pendapatan hingga miliaran dolar, didukung oleh infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI, serta penggunaan yang semakin intens dan berkelanjutan.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa, sistem AI yang masih terpisah-pisah, data gravity, serta tuntutan regulasi semakin memperkuat peran IaaS sebagai fondasi untuk menyatukan berbagai kebutuhan, termasuk portabilitas dan orkestrasi. Di sisi lain, penawaran berbasis kedaulatan data dan kebutuhan industri turut memperluas pasar di luar hyperscaler global.
Kinerja kuat Alibaba Cloud didukung oleh strateginya dalam mendorong pertumbuhan berbasis AI. Perusahaan terus berinvestasi dalam infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI guna mendukung pemanfaatan AI dalam skala besar di berbagai industri, dengan total 78 pusat data di Asia. Dengan menghadirkan kapabilitas komputasi, penyimpanan, jaringan, dan keamanan yang dibutuhkan untuk penggunaan AI di lingkungan produksi, serta didukung rangkaian model dan alat AI yang komprehensif, Alibaba Cloud semakin memperkuat posisinya sebagai platform cloud pilihan di era AI, baik di Asia Pasifik maupun global.
Gartner tidak memberikan dukungan terhadap perusahaan, vendor, produk, atau layanan apa pun yang disebutkan dalam publikasinya, serta tidak menyarankan pengguna teknologi untuk hanya memilih vendor dengan peringkat tertinggi atau penilaian tertentu. Publikasi Gartner merupakan opini dari organisasi riset bisnis dan teknologi Gartner dan tidak boleh dianggap sebagai pernyataan fakta. Gartner juga tidak memberikan jaminan, baik tersurat maupun tersirat, terkait publikasi ini, termasuk jaminan kelayakan jual atau kesesuaian untuk tujuan tertentu. GARTNER adalah merek dagang milik Gartner, Inc. dan afiliasinya.












