Industri Chip Taiwan Kehabisan Dua Material Penting Ini!
Meskipun Taiwan tampak sangat kuat dalam hal industri chip, namun masih ternyata masih ada kerentanan yang mengancam, yaitu soal suplai. Ketergantungan pada pasokan luar negeri ternyata bisa langsung berdampak saat situasi global terganggu. Kondisi ini terasa jelas setelah rantai pasok sempat tersendat beberapa waktu lalu.
Taiwan Krisis Pasokan Material Produksi Chip, Gara-Gara Perang Iran-AS
Gangguan pasokan ini dipicu blokade Selat Hormuz yang menghambat distribusi energi dan material. Industri chip masih sempat bertahan di awal, tetapi mulai terasa ketat setelah beberapa minggu. Helium jadi material yang paling rawan, karena tidak punya alternatif suplai dari wilayah lain.
Taiwan Semiconductor Industry Association meminta pemerintah segera menyiapkan cadangan helium dan LNG. Permintaan ini muncul setelah konflik Amerika Serikat dan Iran mereda sementara. Namun efek gangguan sebelumnya belum sepenuhnya hilang.
Baca Juga: Motherboard Laptop dengan SoC Nvidia N1 Terkuak • Jagat Review
Masalah ini sangat krusial buat industri chip di Taiwan. Disebut-sebut, cadangan LNG yang tersisa di Taiwan saat ini hanya sekitar 11 hari. Bahkan untuk Helium, Taiwan sudah kehabisan stock cadangan sama sekali. Padahal keduanya penting untuk menjaga produksi chip tetap berjalan.
Ketergantungan impor juga makin terlihat sejak Taiwan menutup pembangkit nuklirnya. Lebih dari 95 persen energi kini berasal dari luar negeri. Saat satu jalur terganggu, efeknya langsung menyebar ke industri.
Gencatan senjata memang memberi sedikit waktu untuk bernapas. Distribusi mulai bergerak lagi, meski belum sepenuhnya pulih. Kalau situasi kembali memanas, apakah Taiwan sudah cukup siap menghadapi gangguan berikutnya?













