AMD Instinct MI350P Diumumkan, Targetkan Perusahaan AI yang Butuh GPU Accelerator AI Murah

Author
Irham
Reading time:
May 7, 2026

AMD baru saja meluncurkan GPU accelerator AI terbaru yaitu AMD Instinct MI350P. Lewat produk ini, AMD mencoba menawarkan solusi AI enterprise yang lebih realistis buat banyak perusahaan. Bukan sekadar ngejar performa tinggi tapi juga soal efisiensi biaya dan kemudahan deploy.

Masalah yang sering muncul sekarang sebenarnya sederhana. Banyak perusahaan mulai masuk ke AI, tapi infrastruktur mereka belum siap. Pindah ke cloud penuh, biaya bisa membengkak dan data sensitif perusahaan jadi kekhawatiran tersendiri. Sementara kalau mau bangun platform GPU khusus dari nol, biaya listrik, pendingin, sampai rack server bisa bikin anggaran langsung jebol.

AMD Instinct MI350P

Spesifikasi AMD Instinct MI350P

AMD Instinct MI350P hadir dalam format PCIe dual-slot biasa, artinya bisa langsung dipasang ke server standar air-cooled yang sudah dipakai banyak data center saat ini. Jadi perusahaan tidak perlu bongkar total ruang server hanya demi menjalankan workload AI modern.

Yang menarik, AMD cukup percaya diri soal performa. Mereka mengklaim kartu ini mampu mencapai 2.299 TFLOPS, bahkan bisa menyentuh 4.600 TFLOPS pada precision MXFP4. Angka itu diklaim jadi salah satu performa tertinggi untuk GPU enterprise berbasis PCIe saat ini.

Baca Juga: PCIe 8.0 Sudah Diuji, Bandwidth Tembus 1 TB/s • Jagat Review

Di sektor memori juga tidak main-main. GPU ini dibekali HBM3E 144GB dengan bandwidth hingga 4TB/s, yang jelas sangat penting untuk inference model AI besar dan pipeline RAG yang sekarang mulai banyak dipakai perusahaan.

AMD juga sadar kalau hardware saja tidak cukup. Karena itu mereka membawa pendekatan open ecosystem lewat dukungan PyTorch, Kubernetes GPU Operator, sampai AMD Inference Microservices. Tujuannya supaya perusahaan bisa migrasi workload AI tanpa harus rewrite kode besar-besaran.

Strategi ini terasa cukup masuk akal. Tidak semua perusahaan siap membangun “mini AI factory” ala hyperscaler. Banyak yang sebenarnya cuma ingin menjalankan model AI internal dengan biaya yang masih masuk akal dan deployment yang cepat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

July 1, 2026 - 0

Lenovo Sebut Harga RAM Tak Akan Kembali Seperti Sedia Kala

Lenovo memperingatkan harga RAM dan NAND kemungkinan tak akan kembali…
July 1, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Kolaborasi Dengan UGREEN, Hadirkan Aksesoris Bertema Yao Guang

UGREEN dan HoYoverse meluncurkan aksesori Honkai: Star Rail bertema Yao…
June 30, 2026 - 0

Biaya Produksi PS6 Diklaim Sudah Hampir Sentuh $1000

Laporan terbaru menyebut biaya produksi PS6 telah mencapai $960, memperkuat…
June 30, 2026 - 0

Produsen RAM Digugat Hukum Pasca Kenaikan Harga Hardware Gaming

Produsen komponen memori terbesar di dunia digugat atas dugaan mengatur…