Codec AV2 Versi 1.0.0 Resmi Rampung, Penerus AV1 yang Lebih Hemat Bandwidth

Author
Irham
Reading time:
June 9, 2026

Setelah beberapa tahun dikembangkan, AOMedia akhirnya merilis spesifikasi final AV2 versi 1.0.0. Codec video generasi baru ini diposisikan sebagai penerus AV1 dan tetap mempertahankan statusnya sebagai teknologi bebas royalti.

Pengembangan di AV2 masih sama yaitu membuat distribusi video jadi lebih efisien. Bedanya, kali ini peningkatannya cukup signifikan. AOMedia mengklaim AV2 mampu memberikan efisiensi kompresi sekitar 30% lebih baik dibanding AV1, terutama untuk konten 4K, 8K, VR, hingga berbagai format video modern lainnya.

AV2

Sederhananya, kualitas gambar yang sama bisa dikirim dengan bitrate lebih rendah. Sebaliknya, jika bitrate tetap dipertahankan, kualitas visual yang dihasilkan bisa lebih baik.

AV2 juga dirancang untuk berbagai kebutuhan yang kini semakin umum digunakan. Mulai dari layanan streaming, siaran televisi, video conference real-time, hingga konten AR dan VR. Dukungan untuk split-screen, screen content, dan rentang kualitas visual yang lebih luas juga menjadi bagian dari peningkatan yang dibawa codec baru ini.

Baca Juga: Intel Core 7 230H dan Core 5 205H Dirilis: Prosesor Raptor Lake Tanpa IGP • Jagat Review

Kapan Codec AV2 Bisa Dinikmati?

Meski begitu, jangan berharap AV2 langsung hadir di perangkat konsumen dalam waktu dekat. Pengalaman dari AV1 menunjukkan perjalanan menuju adopsi massal bisa memakan waktu cukup lama.

Sebagai gambaran, spesifikasi AV1 selesai pada 2018, tetapi dukungan hardware decode baru mulai muncul sekitar 2020 melalui prosesor dan GPU generasi baru. Dukungan hardware encoding bahkan baru benar-benar tersedia secara luas pada 2022.

AV2.1

Kalau mengikuti pola yang sama, AV2 kemungkinan baru akan mulai muncul di perangkat konsumen beberapa tahun ke depan. Artinya, untuk sementara waktu AV1 masih akan tetap menjadi standar utama di berbagai layanan streaming dan perangkat modern.

Meski jalannya masih panjang, rampungnya spesifikasi AV2 menjadi langkah penting. Industri nantinya bisa menghadirkan video berkualitas lebih tinggi dengan kebutuhan bandwidth yang lebih rendah, sesuatu yang semakin penting di era streaming dan konten resolusi tinggi.

Sumber 

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 8, 2026 - 0

Xbox Jelaskan Strategi Game Eksklusif Terbaru Yang Mereka Adopsi

Xbox akhirnya menjelaskan arah strategi eksklusivitas mereka ke depannya, sebutkan…
June 8, 2026 - 0

Nintendo Direct Untuk Game First Party Resmi Diumumkan Tanggalnya

Setelah hampir sembilan bulan tanpa Nintendo Direct untuk game first…
June 8, 2026 - 0

Persona 6 Akhirnya Diumumkan Setelah Dinanti Lebih Dari 10 Tahun

Atlus akhirnya mengumumkan Persona 6 di Xbox Games Showcase 2026…
June 8, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Dipastikan Jadi Game Eksklusif Xbox

Gears of War: E-Day dipastikan hanya hadir untuk Xbox Series…