Baterai “Ajaib” Donut Lab Diduga Hanya Lithium-Ion Biasa

Author
Irham
Reading time:
June 10, 2026

Sebuah Startup baterai bernama Donut Lab, sempat menjadi salah satu nama yang paling sering dibicarakan di industri baterai dalam beberapa bulan terakhir. Startup asal Finlandia yang baru berdiri pada Agustus 2024 itu bahkan berhasil mencapai valuasi fantastis sebesar USD 1,25 miliar setelah tampil di CES 2026.

baterai donut lab Solid State

Klaim Teknologi Baterai Solid State dari Donut Lab

Donut Lab  membuat teknologi baterai solid-state, yang disebut punya kepadatan energi 400 Wh/kg, ini bisa bertahan lebih dari 100.000 siklus pengisian daya, bisa diisi dari 0 hingga 80 persen dalam waktu hanya lima menit, dan biaya produksinya disebut lebih murah dibanding baterai lithium-ion yang ada saat ini.

Klaim tersebut tentunya sangat mengejutkan dan punya potensi dipakai di berbagai perangkat. Mulai dari kendaraan listrik, motor listrik, hingga berbagai perangkat elektronik berpotensi mendapatkan lompatan teknologi yang signifikan.

Namun belakangan,  semakin banyak pihak yang mulai meragukan klaim tersebut. Investigasi yang dilakukan kanal YouTube Ziroth menemukan sejumlah kejanggalan pada materi pemasaran Donut Lab.

Yang pertama yaitu soal klaim dari Dount Lab yang menyebutkan kalau baterainya telah digunakan pada motor produksi.  Namun, kenyataannya ditemukan bukti bahwa baterai tersebut benar-benar dipakai pada produk komersial seperti yang dipromosikan perusahaan.

Baca Juga: Burung Ini Bangun Sarang Pakai Fiber Optik Sisa Drone Perang • Jagat Review

Temuan yang lebih menarik datang dari analisis teknis yang melibatkan lebih dari 20 pakar independen, termasuk Julian Zanau dari Fraunhofer Institute. Berdasarkan pengamatan mereka, karakteristik baterai Donut Lab justru sangat mirip dengan baterai lithium-ion konvensional.

Kurva tegangan yang dihasilkan saat pengisian daya disebut identik dengan baterai lithium-ion biasa. Perubahan fisik sel ketika tingkat pengisian berada di kisaran 50 hingga 70 persen juga menunjukkan pola yang sama. Kesimpulan sementara para pakar tersebut menyebutkan kalau solid-state dari donut lab ini kemungkinan besar hanyalah baterai lithium-ion dengan formulasi tertentu.

Hasil pengujian kepadatan energi juga tidak sesusai dengan klaim mereka yaitu mencapai 400 Wh/kg. Baterai tersebut disebut hanya mampu mencapai sekitar 298 Wh/kg. Angka ini masih tergolong baik untuk baterai lithium-ion modern, tetapi jauh dari spesifikasi revolusioner yang selama ini dipromosikan.

Sampai saat ini, konstruksi internal baterai Donut Lab belum bisa dipastikan sepenuhnya karena produk tersebut belum tersedia secara luas untuk dibongkar dan dianalisis secara independen. Namun satu hal yang mulai terlihat jelas, semakin banyak bukti yang mengarah pada kesimpulan bahwa klaim pemasaran Donut Lab jauh lebih ambisius dibanding kemampuan nyata baterainya.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…
July 24, 2026 - 0

CEO SK Hynix Beri Peringatan, Krisis Memori Terburuk Diprediksi Terjadi di 2027

CEO SK Hynix memprediksi 2027 menjadi tahun terburuk bagi pasokan…