Parlemen Eropa Ganti Google ke Qwant Sebagai Search Engine Default

Author
Mahfud
Reading time:
June 5, 2026

Parlemen Eropa resmi mengganti Google dengan Qwant sebagai mesin pencari bawaan di browser mereka. Mulai pekan ini, pencarian lewat address bar di Firefox maupun Edge milik anggota parlemen akan langsung menggunakan Qwant sebagai upaya untuk melepas ketergantungan terhadap teknologi Amerika Serikat.

qwant search engine_2

Qwant sendiri merupakan search engine asal Prancis yang fokus pada privasi pengguna. Berbeda dengan Google, Qwant mengklaim tidak melacak aktivitas pengguna maupun mengumpulkan data pribadi untuk kebutuhan iklan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan utama Parlemen Eropa memilihnya.

Keputusan ini memang terlihat sederhana, tetapi dibaliknya ada makna cukup besar. Selama ini, Google mendominasi pasar mesin pencari di Eropa. Di sisi lain, institusi Uni Eropa juga masih banyak bergantung pada layanan teknologi asal Amerika Serikat seperti Microsoft Office hingga sistem operasi Windows.

Menariknya, Qwant sebenarnya memakai mesin indeks milik Bing untuk menampilkan hasil pencarian. Namun, mereka kini sedang mengembangkan indeks pencariannya sendiri bersama Ecosia – yang juga dari Eropa – lewat proyek bernama Staan. Parlemen Eropa terlihat ingin mendukung perkembangan infrastruktur digital lokal buatan Eropa.

Meski Qwant dijadikan default, pengguna tetap bebas mengganti search engine sesuai kebutuhan. Anggota parlemen maupun staf masih bisa kembali memakai Google kalau mau. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa Eropa mulai serius mengurangi ketergantungan pada perusahaan teknologi besar dari luar kawasannya.

Memang, saat ini Qwant masih memiliki jenis layanan yang sedikit yakni mesin pencari dan browser. Namun, bukan tidak mungkin jika didukung penuh oleh Eropa, mereka bisa mengembangkan ekosistem yang lebih lengkap seperti Google di masa mendatang dan bakal meluas bukan cuma di lingkup Parlemen Eropa.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…