Intel Kembali Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Arc Desktop
Intel kembali menegaskan bahwa mereka belum menyerah di pasar kartu grafis gaming desktop. Pernyataan ini muncul di ajang COMPUTEX 2026 setelah rumor soal penghentian lini kartu grafis Arc desktop kembali ramai dibicarakan. Intel menyebut graphic card gaming desktop masih menjadi bagian penting dalam strategi bisnis PC mereka ke depan.

General Manager Intel Client Computing Group, Alex Katouzian, mengatakan industri gaming masih punya potensi besar baik di desktop maupun laptop. Karena itu, Intel ingin tetap menjadi salah satu pemain penting di pasar gaming. Intel juga mengklaim kerja sama mereka dengan developer game terus berkembang untuk meningkatkan performa dan kompatibilitas kartu grafis Arc.
Meski begitu, banyak pengguna masih mempertanyakan nasib kartu grafis kelas atas Arc Battlemage. Hingga COMPUTEX 2026 berakhir, Intel belum juga memperkenalkan Arc B770 yang sudah lama dirumorkan hadir sebagai pesaing di kelas flagship. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa proyek tersebut kemungkinan dibatalkan, walau Intel sendiri belum memberi konfirmasi resmi.
Di sisi lain, Intel cukup berhasil lewat kartu grafis Arc B580 yang dikenal punya value menarik di kelas harga terjangkau. Kartu grafis tersebut hadir dengan VRAM 12GB saat kompetitor masih banyak menawarkan kapasitas 8GB di kelas serupa. Update driver yang kian matang juga membantu memperbaiki berbagai masalah performa yang sebelumnya sempat dikeluhkan pengguna.
Saat ini, fokus Intel memang terlihat lebih kuat ke segmen mobile. Mereka bahkan mulai masuk ke handheld dengan menghadirkan Arc G3 Series. Namun, melihat Intel yang tampaknya masih menaruh komitmen terhadap kartu grafis desktop, peluang hadirnya generasi baru di masa mendatang masih terbuka lebar ya.
















